17 Warga di Polman Hendak Hadiri Pesta Tercebur ke Laut usai Perahu Ditumpangi Terbalik-Semua Selamat
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 8 September 2024 13:10 WITA
579 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- 17 warga termasuk anak-anak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, tercebur ke dalam laut usai perahu yang ditumpangi oleng hingga terbalik. Seluruh penumpang selamat meski satu dievakuasi ke Puskesmas karena tidak sadarkan diri.
"Terbalik perahu, karena orang baru naik perahu, kaget, miring sedikit," kata Bhabinkamtibmas Desa Tonyaman, Brigpol Masrul kepada wartawan, Minggu (08/09/2024).
Peristiwa terjadi di perairan Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Sabtu (07/09) sekira pukul 10.00 WITA. Para penumpang perahu diketahui hendak menghadiri pesta pernikahan pada salah satu pulau di Tonyaman.
"Orang Kuajang mau ke pulau, acara pengantin," ujar Masrul.
Menurut Masrul, pemilik perahu sudah memperingatkan seluruh warga agar tidak banyak bergerak dan memperbaiki posisi duduk saat berada di atas perahu. Sebab, perahu yang digunakan gampang oleng karena tidak memiliki penyeimbang di sisi kiri dan kanan.
"Bukan pada tempatnya di tempati, sudah disuruh yang punya perahu jangan duduk di situ karena perahu goyang. Baru miring sedikit, orang bersatu ke kiri akhirnya terjungkil (terbalik perahu)," terangnya.
Beruntung kata Masrul, warga di sekitar lokasi kejadian cepat memberi pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban.
"Tidak lama, warga langsung bantu. Satu dievakuasi ke Puskesmas," ujarnya.
Masrul menyebut, lokasi tempat perahu terbalik cukup dalam mesti tidak jauh dari bibir pantai.
"Lokasinya masih dekat (dari bibir pantai), dalam di situ," tandasnya.
Diketahui, perahu yang ditumpangi seluruh korban bukanlah untuk membawa penumpang. Perahu itu biasanya dipakai para pencari ikan atau penyelam
"Bukan (perahu) untuk bawa muatan, perahu yang dipakai pergi menyelam cari ikan," pungkas Masrul.
Dalam video yang dilihat wartawan, Minggu (08/-9) tampak sejumlah warga mengevakuasi salah satu penumpang yang tidak sadarkan diri.
Warga sempat mencoba memberi pertolongan pertama dengan cari membalik tubuh korban.
Terdengar suara kepanikan warga setelah melihat mulut korban berbusa.
"Berbusa mulutnya. Mulutnya berbusa nah," ujar warga dalam video yang beredar. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
