Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

10 Staf Kelurahan-Kecamatan Gagal Jadi PPPK PW gegara Honorer Siluman Ngadu ke Inspektorat Polman

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 13 Januari 2026 16:34 WITA 157 tayangan 2 menit baca
10 Staf Kelurahan-Kecamatan Gagal Jadi PPPK PW gegara Honorer Siluman Ngadu ke Inspektorat Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Sosial - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 10 tenaga honorer mengadukan nasibnya ke Inspektorat Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), lantaran tidak terakomodir dalam pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW). Diduga nama mereka digantikan honorer ‘siluman’ yang terangkat meski tidak memenuhi persyaratan. “Ada sepuluh orang yang datang mengadu,” kata pendamping tenaga honorer, Muhammad Jufri kepada wartawan, Selasa (13/01/2026). 10 tenaga honorer ini mendatangi kantor Inspektorat Polman di Jalan Pameran, Lingkungan Batu-batu, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Selasa siang (13/01). Mereka telah belasan tahun mengabdi sebagai staf di Kelurahan Balanipa, Kecamatan Balanipa. “Ini permasalahan (pengangkatan PPPK) paruh waktu di Kelurahan Balanipa. Ini di sini ada telah mengabdi 18 tahun bahkan 20 tahun sejak terbentuknya kelurahan Balanipa, tapi tidak diusulkan sebagai PPPK paruh waktu,” ungkap Jufri. Jufri menduga adanya indikasi kecurangan dalam pengusulan PPPK PW di Kelurahan Balanipa. Sebab, ada 9 nama yang belum lama mengabdi justru terangkat menjadi PPPK PW. “Jadi kami datang sebagai pengadu, bahwa di Kelurahan Balanipa ada kecurangan tentang pengusulan PPPK paruh waktu.. Sedangkan mereka yang lulus betul-betul sama sekali hanya satu tahun mengabdi, tidak memenuhi persyaratan, kami datang ke Inspektorat, bagaimana pemeriksaan betul-betul, istilahnya dibatalkan (pengangkatan) sembilang orang itu,” tandasnya. Sementara pengendali teknis tim pemeriksa Inspektorat Polman, Junaedi mengaku telah bersurat ke Sekretariat Daerah agar menunda pelantikan 9 orang PPPK PW Kelurahan Balanipa yang dipersoalkan. “Jadi sekarang tahap pemeriksaan sedang berlangsung, dan sekarang kami dari inspektorat telah menyurat ke Sekretariat Daerah untuk sementara ditunda dulu pelantikan yang 9 orang, sampai berakhir masa pemeriksaan,” tuturnya. Dia tidak menampik indikasi 9 orang yang dinyatakan lulus sebagai PPPK PW merupakan tenaga honorer siluman. “(yang sembilan orang honorer siluman) ada indikasi seperti itu, untuk penyebabnya kami belum sampai di sana, analis data indikasi seperti itu (honorer siluman),” ujar Junaedi. Dia juga mengaku akan memanggil Lurah Balanipa, untuk dimintai keterangan terkait masalah pengangkatan PPPK PW ini. “Nanti selanjutnya pemeriksaan kita buktikan yang menyebabkan terjadi seperti ini. Besok kita akan memanggil pak lurah Balanipa yang aktif untuk dimintai keterangan,” pungkas Junaedi. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman