Guru Madrasah Swasta Minta DPRD Polman Perjuangkan Mereka Jadi ASN PPPK
Foto : Puluhan guru honorer madrasah swasta menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Polman, Rabu (12/02/2026).

Guru Madrasah Swasta Minta DPRD Polman Perjuangkan Mereka Jadi ASN PPPK

POLEWALI MANDAR,- Persatuan guru honorer madrasah swasta di Kabupaten Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menuntut kesempatan yang sama dalam program ASN dan PPPK Paruh Waktu tenaga pendidik.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung di kantor DPRD Polman, Jalan H.A.Depu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Rabu (12/02) kemarin. Massa aksi kompak berseragam hitam sambil membentangkan spanduk bertuliskan ‘Persatuan Guru Madrasah Swasta (PGMS) Polman Bergerak Menggugat’.

Koordinator massa aksi, Ahmad Sauqi mengatakan selama ini guru madrasah swasta merasa tidak diperhatikan pemerintah.

Dia menyebut nasib guru honorer madrasah swasta semakin tidak jelas arahnya. Apalagi setelah adanya aturan dari pemerintah pusat untuk menghapuskan tenaga non ASN atau honorer.

“Padahal kita ini sama-sama guru yang mendidik anak-anak sebagai penerus generasi,” kata Ahmad Sauqi dalam orasinya, Rabu (11/02/2026).

Ahmad meminta agar perwakilan rakyat daerah ikut memperjuangkan aspirasi guru honorer swasta ke pemerintah pusat di Kementerian Agama. Menurutnya, aksi ini merupakan jilid ke dua, setelah sebelumnya sempat menggelar aksi besar-besaran namun hanya mendapat janji belaka.

“Sehingga kami meminta agar wakil rakyat memfasilitasi ratusan guru honorer swasta ini bersuara hingga ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Sementara, ketua DPRD Polman Fahry Fadly menyampaikan kesiapannya fasilitasi perwakilan guru madrasah untuk ke Jakarta guna bertemu langsung dengan Kementerian Agama (Kemenag).

“Pada kesempatan pertama, saya telah berjanji akan membawa perwakilan ke Kementerian di Jakarta, namun sebenarnya kami selama ini juga menunggu jawaban dari Kepala Kemenag,” tutur Fahry.

Fahry mengaku siap membiayai semua akomodasi pulang dan pergi perwakilan guru honorer madrasah swasta berangkat ke Jakarta. Serta akan memberikan uang saku kepada perwakilan guru honorer siluman untuk biaya selama berada di Jakarta.

Fahry menyebut pihaknya akan mengatur jadwal keberangkatan dengan Kemenag Polman untuk segera berangkat ke Jakarta.

“Saya berharap ini dapat menjadi jawaban dari kegelisahan guru honorer madrasah swasta selama ini,” pungkasnya. (run/thaya)

__Terbit pada
12/02/2026