Photo bersama KKN UNM bersama sejumlah komunitas usai melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Mampie, Minggu pagi (28/04/19). Sumber Photo : Istimewa[/caption]
Kepala Dusun Mampie Darwis mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan mahasiswa di Kampungnya. " Kami sangat terbantu dengan kegiatan mahasiswa seperti ini, semoga kedepannya ada gerakan yang sama dilakukan oleh mahasiswa lain, agar Mampie dapat diselamatkan dari abrasi " harap Darwis.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini, turut diikuti Komunitas Kalpataru, Pencinta Alam SMA 1 Polewali, serta Sahabat Penyu.
Turut hadir, pejabar dari Dinas Lingkungan Hidup Polewali Mandar, Dinas Kelautan dan Perikanan Polewali Mandar, Badan Konservasi Sumber Daya Alam Polewali Mandar, serta Pemerintah Kecamatan Wonomulyo. (Thaya)
Bersama Sejumlah Komunitas, KKN UNM Tanam 1000 Bibit Mangrove di Mampie
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 28 April 2019 17:45 WITA
886 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Kegiatan yang berlangsung di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Minggu pagi (28/04/19), dilakukan sebagai bentuk keprihatinkan akibat abrasi yang setiap tahun melanda daerah pesisir pantai ini.
Sedikitnya 300 Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sedang melaksanakan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang tersebar pada beberapa Posko di Kabupaten Polewali Mandar, diterjungkan untuk terlibat dalam kegiatan penanaman yang dilakukan bersama warga.
“ Ada sekitar 1000 batang bibit mangrove yang teman-teman tanam di sepanjang bagian barat pantai Mampie, dengan harapan kelak dapat tumbuh dan berfungsi menahan derasnya terjangan air laut yang menyebabkan daratan Mampie terus berkurang setiap tahunnya “ kata Koordinator Kabupaten KKN UNM, Ali Muskar kepada wartawan.
Disebutkan, bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa UNM yang sedang melakukan KKN pada masyarakat, khususnya warga Mampie, “ Jadi, selain menanam bibit mangrove, teman-teman juga melakukan pembersihan pantai khususnya di sekitar kawasan konservasi rumah penyu “ sambung Ali Muskar.
[caption id="attachment_5716" align="aligncenter" width="435"]
Photo bersama KKN UNM bersama sejumlah komunitas usai melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Mampie, Minggu pagi (28/04/19). Sumber Photo : Istimewa[/caption]
Kepala Dusun Mampie Darwis mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan mahasiswa di Kampungnya. " Kami sangat terbantu dengan kegiatan mahasiswa seperti ini, semoga kedepannya ada gerakan yang sama dilakukan oleh mahasiswa lain, agar Mampie dapat diselamatkan dari abrasi " harap Darwis.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini, turut diikuti Komunitas Kalpataru, Pencinta Alam SMA 1 Polewali, serta Sahabat Penyu.
Turut hadir, pejabar dari Dinas Lingkungan Hidup Polewali Mandar, Dinas Kelautan dan Perikanan Polewali Mandar, Badan Konservasi Sumber Daya Alam Polewali Mandar, serta Pemerintah Kecamatan Wonomulyo. (Thaya)
Photo bersama KKN UNM bersama sejumlah komunitas usai melakukan penanaman bibit mangrove di Pantai Mampie, Minggu pagi (28/04/19). Sumber Photo : Istimewa[/caption]
Kepala Dusun Mampie Darwis mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan mahasiswa di Kampungnya. " Kami sangat terbantu dengan kegiatan mahasiswa seperti ini, semoga kedepannya ada gerakan yang sama dilakukan oleh mahasiswa lain, agar Mampie dapat diselamatkan dari abrasi " harap Darwis.
Kegiatan penanaman bibit mangrove ini, turut diikuti Komunitas Kalpataru, Pencinta Alam SMA 1 Polewali, serta Sahabat Penyu.
Turut hadir, pejabar dari Dinas Lingkungan Hidup Polewali Mandar, Dinas Kelautan dan Perikanan Polewali Mandar, Badan Konservasi Sumber Daya Alam Polewali Mandar, serta Pemerintah Kecamatan Wonomulyo. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
