Minim Lampu Penerang, Alun-Alun Wonomulyo Kerap Jadi Tempat “Mesum”
WONOMULYO,- Hal ini diungkapkan sejumlah pemilik warung dan café tenda, yang berada di depan alun-alun kota, Kec.Wonomulyo, Kab.Polman.
Cia salah satunya, pemilik warung makan ini mengaku kerap melihat keberadaan pasangan muda mudi yang melakukan perbuatan tidak senonoh di sekitar alun-alun “ hampir tiap malam ada saja muda mudi yang melakukan hal yang tidak pantas, biasanya terjadi saat jelang magrib dan waktu isya, karena alun-alun dalam kondisi sepi karena warga menunaikan ibadah sholat “ ujar Cia kepada wartawan, pada selasa malam (18/12/18).
Hal serupa juga disampaikan Erwin, salah satu pemilik café tenda di sekitar alun-alun. Bahkan saat memberikan keterangan kepada wartawan, Erwin mengaku, baru saja melihat pasangan muda muda yang bermesraan layaknya pasangan suami istri di dekat café miliknya “ yang mengherankan, sepertinya pasangan muda mudi ini sudah kehilangan rasa malu, kadang kita tegur mereka cuek saja, kadang juga mereka cuman berpindah tempat, ketika luput dari perhatian, kembali lagi melakukan perbuatan tidak pantas, padahal ini di tempat terbuka “ kata Erwin dengan sedikit kesal.
Alih fungsi alun-alun kota wonomulyo, yang pada malam hari menjadi tempat “mesum “ terselubung, disesalkan sejumlah kalangan, apalagi kondisi ini terjadi, diduga akibat pemerintah setempat yang kurang memperhatikan keberadaan lampu penerang di sekitar alun-alun kota wonomulyo.
“ mari kita lihat sama-sama, alun-alun ini terlihat sangat gelap, dari sekian banyak lampu penerang yang terpasang di sekitar alun-alun, hanya beberapa saja yang dalam kondisi menyala, jadi jangan heran kalau alun-alun yang menjadi kebanggaan masyarakat wonomulyo, kini beralih fungsi “ kata salah seorang tokoh pemuda di Kec.Wonomulyo, Halim Papi.
Pria yang gemar bersepeda ini menyayangkan sikap pemerintah setempat, yang terkesan melakukan pembiaran, hingga penyalahgunaan alun-alun menjadi tempat “mesum”, berjalan lancar “ coba kalau pemerintah sedikit memberikan perhatian, keberadaan lampu penerang alun-alun segera diperbaiki, tentunya perbuatan tidak senonoh yang kerap dilakukan mudi mudi di alun-alun ini, dapat dihindari, apalagi lokasinya, di dekat masjid yang menjadi kebanggaan kita semua “ beber Halim Papi.
Warga berharap, pemerintah dan instansi terkait melakukan upaya nyata dan aktif berpatroli di sekitar alun-alun Kota Wonomulyo, khususnya di malam hari dan jam tertentu, agar praktek perbuatan “mesum” di alun-alun kota wonomulyo ini , tidak terulang kembali. (Thaya)







