
Hujan…
Oleh M Danial
MUSIM hujan mulai datang. Sebagaimana biasa setiap menjelang akhir tahun, hujan makin sering mengguyur bumi. Banyak yang suka, bahkan memuja hujan, namun tidak sedikit yang membenci. Mereka yang menyukai hujan disebut Pluviophile. Para pemuja hujan.
Dikutip dari indozone.id., Pluviophile adalah bahasa latin. Pluvial berarti hujan, dan Phile artinya bisa mengacu pada orang atau benda. Pluviophile adalah orang yang menyukai hujan.
Seorang Pluviophile bukan hanya menyukai hujan dengan melihatnya, tetapi juga rela jika hujan membasahinya. Bahkan, ingin bermain di tengah hujan. Para Pluviophile merasakan ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan tersendiri menikmati sensasi hujan turun.
Apakah anda merasa damai dan bahagia saat langit mendung pertanda hujan akan turun ? Itu sangat mungkin anda seorang Pluviophile. Tanda-tanda lain, adalah merasa nyaman saat hujan turun, menyukai suara hujan, senang ketika terkena ‘sentuhan’ hujan. Pluviophile adalah juga mereka yang menyukai aroma tanah setelah hujan reda, atau menjadi lebih semangat gegara hujan. Bagi mereka, hujan bukan penghambat untuk tetap melakukan aktifitas.
Bagi yang berpikiran sebaliknya, tidak hanya berharap hujan jangan turun. Lebih dari itu, mencaci hujan sebagai penghalang. Hujan dianggap sebagai pengganggu. Merusak dan menghalangi acara yang telah direncanakan. Turunnya hujan membuatnya menggerutu, mencaci, dan menyalahkan. Juga menyesali keadaan, bahkan menganggap hujan sebagai musibah.
Para ulama menyebut hujan adalah rahmat. Hujan merupakan berkah untuk tanaman yang butuh air. Tapi hujan tidak pernah minta dipuja dan disanjung. Hujan tidak pernah juga membela diri ketika disalahkan, atau marah karena dicaci oleh yang tidak menghendaki hujan turun. Dipuja atau dibenci, jika saatnya tiba, hujan akan turun.
Bagi pasangan pengantin baru, lebih sering turun hujan merupakan pertanda baik. Tidak berlebihan jika mereka seketika menjadi pemuja hujan. Sebaliknya bagi calon pengantin, bisa dimaklumi jika membenci hujan. Karena dianggap menjadi penghalang merayakan hari bahagianya bisa disaksikan banyak orang. (*)







