
Heboh Kambing Bermata Satu Mirip ‘Dajjal’ di Pangesoran Polman, Warga Sempat Takut
POLEWALI MANDAR,- Warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), dihebohkan kelahiran anak kambing bermata satu dianggap mirip dajjal. Keberadaan anak kambing jantan itu sempat membuat warga merasa takut.
“Takut, karena kita baru pertama kali melihat kambing seperti itu,” kata pemilik kambing, Sadaria kepada wartawan melalui sambungan telepon, Minggu (12/10/2025).
Anak kambing bermata satu itu dilahirkan di Dusun Pangesoran, Desa Gattungan, Kecamatan Campalagian, Sabtu kemarin (11/10) sekira pukul 18.30 WITA. Anak kambing tersebut mati sejam kemudian setelah dilahirkan.
“Sempat hidup sebentar, ada mungkin satu jam baru mati,” ujar Sadaria.
Lebih lanjut Sadaria mengungkapkan, kelahiran kambing itu sempat menarik perhatian warga setempat. Mereka berdatangan untuk melihat secara langsung wujud kambing yang dianggap mirip dajjal itu.
“Banyak yang ke rumah untuk melihat (anak kambing). Waktu dilihat mereka bilang astagfirullah, sempat ada warga bilang dajjal, iblis,” ucapnya.
Meski memiliki keanehan, Sadaria menuturkan jika proses kelahiran anak kambingnya itu berjalan normal. Dia juga menyebut jika induk kambing bermata satu itu baru pertama kali melahirkan.
“Dilahirkan normal, barusan melahirkan induknya, sekitar 6 bulan (hamil) baru melahirkan,” jelasnya.
Sadaria mengaku baru kali ini melihat kambing bermata satu sejak puluhan tahun beternak. Dia mengaku telah mengubur bangkai kambing itu.
“Sudah lama saya beternak kambing, sudah puluhan tahun, barusan ada yang begini (mata satu), makanya kaget. Sudah dikubur itu kambing,” pungkasnya.
Dalam potongan video pendek yang dilihat wartawan, Minggu (12/10) tampak anak kambing itu memiliki kepala berbentuk lonjong dengan wajah yang sedikit rata.
Anak kambing itu hanya memiliki satu mata berukuran lebih besar dari biasanya. Posisi mata itu tepat berada di bawah dahi.
Lidah anak kambing yang kulitnya didominasi warna putih kombinasi hitam itu, juga terlihat menjulur keluar dari mulut memperlihatkan sejumlah giginya. (thaya)







