226 Jiwa Warga Transmigrasi Tiba di Sulbar

226 Jiwa Warga Transmigrasi Tiba di Sulbar

SULBAR,- Sedikitnya 70 Kepala Keluarga (KK) warga transmigrasi yang berasal dari tujuh provinsi tiba di Sulawesi Barat. Kedatangan warga transmigrasi tersebut disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar,  di Gedung Basarnas Sulbar Kecamatan Kalukku Mamuju, ,  Senin kemarin (02/12/19).

Warga transmigrasi berjumlah 226 jiwa, masing-masing berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur,  Jawa Barat, DKI Jakarta,   DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur dan Bandar Lampung.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar berharap warga transmigrasi dapat menyatu dan saling berbagi ilmu dengan warga Sulbar dan menjadikan Sulbar sebagai Indonesia Mini.

“ Hari ini kita menerima saudara-saudara kita  warga transmigrasi dari tujuh provinsi, dan sudah tiba di Sulbar, begitupun juga bagi penempatannya di Desa Saluandeang Kabupaten Mamuju Tengah. Harapan kami mereka bisa menyatu dengan warga kita, warga Sulbar, saling berbagi ilmu dan tidak boleh merasa sebagai pendatang atau sebagai tuan rumah, tetapi kita harus  berbagi ilmu dan budaya, serta menjadikan Sulbar sebagai Indonesia mini “ ujar Enny dalam sambutannya.

Enny mengatakan, kegiatan serupa juga  telah dilakukan pada tahun yang lalu, dan  berjalan dengan baik, warga transmigrasi betah dan bisa memberikan kehidupan yang baik kepada keluarga mereka.

Masih kata Enny, , dalam sejarah  program transmigrasi, pemerintah telah berhasil membangun 3.608 satuan permukiman transmigrasi yang berada di 619 kawasan transmigrasi, diantaranya telah  berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru berupa 1.183 desa definitive 385 eks satuan permukiman transmigrasi berkembang menjadi ibukota kecamatan, 104 eks satuan permukiman transmigrasi mendukungi ibu kota kabupaten, serta dua ibu kota provinsi yang salah satunya adalah Kabupaten Mamuju, Ibu Kota Provinsi Sulbar.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, Herdin Ismail menyampaikan, warga transmigrasi akan diberikan jaminan hidup secara gratis selama satu tahun, baik dari beras, lauk pauk dan lainnya.

“ Untuk penempatan warga transmigrasi, Herdin mengungkapkan, pada satu UPT berjumlah 115 KK yaitu 70 KK warga transmigrasi daerah asal dan 40 KK daerah warga setempat yang  akan melakukan program pola perkebunan sawit di Desa Saluandeang Kabupaten Mamuju Tengah “ katanya.

Penyambutan warga transmigrasi ini turut dihadiri,  Wakajari Sulbar, Kepala Kantor Basarnas Sulbar, perwakilan Korem 142 tatag, perwakilan Polda Sulbar, Kasdim 1418 Mamuju,  Andi Ismail serta para tamu undangan.(ADVETORIAL)

__Terbit pada
03/12/2019
__Kategori
Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *