Pemuda di Campalagian Parangi Tantenya Gegara Persoalan Makanan
Suasana warga dan polisi di sekitar lokasi pemarangan di Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu sore (28/06/2023). ist

Pemuda di Campalagian Parangi Tantenya Gegara Persoalan Makanan

CAMPALAGIAN, – Seorang pemuda berinisial FI (18 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, diamankan polisi usai memarangi tantenya. Korban bernama Mahdia (58 tahun) terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk jalani perawatan lantaran menderita sejumlah luka di tubuhnya.

“Korban mengalami luka robek pada bagian punggung dan luka terbuka pada bagian ibu jari sebelah kiri sehingga dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” kata Kapolsek Campalagian AKP Frans Geradus kepada wartawan, Rabu (28/06/2023).

Insiden pemarangan ini terjadi sekira pukul 16:30 WITA di Kecamatan Campalagian, Rabu (28/6). Aksi pemarangan bermula ketika pelaku ingin makan.

AKP Frans menduga pelaku kesal dan cemburu lantaran korban menjawab bahwa tidak ada ikan di rumah. Padahal saat itu pelaku melihat kakaknya sedang makan dengan lauk ikan dan sambal.

“Pelaku merasa cemburu dan marah karena merasa korban yang merupakan tantenya sendiri telah membeda bedakan ponakannya,” ujarnya.

Karena kesal, pelaku lalu mengambil sebilah parang lalu memarangi korban yang saat itu sedang melayani pembeli tabung LPG (Liquefied petroleum gas).

“Pada saat itu korban sementara mengambil tabung LPG dengan posisi membungkuk dan pelaku langsung menebas korban beberapa kali,”  terang AKP Frans.

Lebih lanjut AKP Frans mengatakan, aksi pelaku sempat mendapat balasan dari kakaknya bernama Ahmad (20 tahun) yang saat itu berada di lokasi kejadian.  Ahmad melempar pelaku menggunakan tabung LPG sehingga keduanya terlibat saling kejar hingga ke lapangan desa.

“Melihat kejadian tersebut Ahmad bermaksud menghentikan pelaku dengan cara melemparkan tabung LPG ke arah pelaku.   Selanjutnya pelaku berbalik mengejar Ahmad hingga ke lapangan sepak bola kemudian dilerai oleh warga, ” bebernya.

Menurut AKP Frans, pelaku dan korban tinggal serumah. Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Campalagian lalu diamankan personil gabungan Sat Reskrim Polres Polman.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Polman, personil Polsek Campalagian juga telah  mendatangi melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti parang yang digunakan pelaku, ” pungkasnya. (thaya)

 

 

__Terbit pada
28/06/2023
__Kategori
Peristiwa