Menantu Pembunuh Satpol PP Polman Dibekuk- Pelaku Kerap Mengancam Akan Membunuh
Rumah lokasi pembunuhan Satpol PP Warli Tahir di Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (14/03/2023).

Menantu Pembunuh Satpol PP Polman Dibekuk- Pelaku Kerap Mengancam Akan Membunuh

POLEWALI MANDAR,- Polisi telah meringkus pria berinisial SY (48 tahun) yang membunuh Satpol PP bernama Warli Tahir (48 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Sejak awal, anak korban telah menaruh curiga bahwa pelaku pembunuhan berencana ini adalah suaminya, yang tidak lain menantu korban.

“Suamiku saya curigai, memang dia selalu kata-katanya begitu pak, membunuh-membunuh, saya saja sempat diancam, selalu datang na kasih malu ka di tempat kerja ku,” kata anak korban  Wahyuni saat dijumpai wartawan, Selasa (14/03/2023) lalu.

Diakui Wahyuni, ancaman pembunuhan dari pelaku memang kerap terlontar . Apalagi sejak dirinya berencana mengajukan gugatan cerai.

“Dia (pelaku) selalu bilang, kalau nanti saya melapor, entah saya mati atau dia dan akan buat saya sengsara,” ujarnya.

Menurut Wahyuni sehari sebelum kejadian, sang ayah Warli Tahir memang mengantarnya ke pengadilan untuk melapor. Meski begitu, Warli Tahir sempat menyarankan agar mengurungkan niat mengajukan permohonan cerai.

“Sudah ka melapor kemarin (senin), makanya mungkin ini mi kejadian (pembunuhan). Pas ka melapor adami masuk permohonan ku, ini mi ada kejadian orang tuaku (dibunuh),” ungkapnya.

“Bilang ji kemarin, jangan mi dulu nak, pikir i dulu. Bilangka jangan mi, ayomi, jangan mi lagi dipikiri,” sambungnya.

Wahyuni mengaku yakin mengajukan permohonan cerai lantaran sudah tidak tahan hidup bersama pelaku. Selain dianggap memiliki banyak masalah, Wahyuni juga merasa tidak senang dengan sifat pelaku yang mengancam akan mempermalukan orang tuanya.

“Saya mau cerai karena sudah tidak tahan, sifatnya tidak baik, kasusnya banyak. Dia pernah bilang akan buat orang tuaku malu jika menuntut cerai,” pungkasnya.

Peristiwa pembunuhan yang gegerkan warga terjadi di BTN Yosi, Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, sekira pukul 02:00 WITA, Selasa (14/03) lalu. Korban Warli Tahir meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan saat tertidur lelap di rumah anaknya.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menangkap SY (48), pria yang membunuh anggota Satpol PP bernama Warli Tahir (48) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Pelaku yang merupakan menantu korban itu sempat ditembak polisi saat ditangkap di wilayah Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kaki didor (ditembak), kabur, sudahdiingetin, kabur ke kebun warga,” kata Kapolres Polewali Mandar AKBP Agung Budi Leksono saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (22/03/2023).

Menurut AKBP Agung, pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena persoalan rumah tangga. Pelaku kesal digugat cerai sang istri yang merupakan anak dari korban.

“Soal perceraian, jengkel sama mertua (korban). Istri pelaku ajukan cerai. Setelah kita identifikasi di CCTV pengadilan, dia (pelaku) sempat kempesin motor mertuanya (korban) yang menemani istri pelaku ke pengadilan,” ungkap AKBP Agung. (Thaya)

__Terbit pada
25/03/2023
__Kategori
Peristiwa