Gandeng Bikers, Yamando Subuh Bareng Lansia di Wonomulyo
WONOMULYO,- Gerakan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia, terus dilakukan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di bawah naungan Yayasan Mandar Indonesia (YAMANDO).
Bersama Komunitas Bikers Subuhan Wonomulyo, BEM AKPER YPPP Wonomulyo serta Petugas Lansia Puskesmas Wonomulyo, YAMANDO kembali menggelar kegiatan bertajuk “ Kuliah Subuh Bareng Lansia “ bertempat di Masjid At Taubah Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu pagi (23/02/20).
Tidak hanya menggelar kegiatan Sholat Subuh Bareng hingga memberikan ceramah agama dan penguatan spritual bagi lansia, dalam kegiatan ini, sedikitnya 50 orang lansia, juga mendapat pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan, hingga diberi bingkisan makanan tambahan.

Puluhan lansia mendapat kuliah subuh dari ketua Yamando, Fredy Akbar K, di halaman Masjid At Taubah, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu pagi (23/02/20). Sumber Foto – Istimewa.
Ketua YAMANDO, Fredy Akbar K, mengatakan kegiatan digelar sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia, “ Kuliah Subuh ini bertujuan Melakukan Terapi Psikospritual Lanjut Usia agar dapat menjalani hidupnya dengan berkualitas “ ungkap Fredy.
Menurut Fredy, upaya pelayanan lanjut usia telah diatur dalam berbagai peraturan dan perundangan, diantaranya dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia serta Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia, “ Dalam peraturan perundangan tersebut, dengan jelas ditunjukkan peranan pemerintah dan masyarakat melalui Lembaga Kesejahtearan Sosial (LKS), dimana LKS didefinisikan sebagai organisasi sosial atau perkumpulan sosial yang melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum “ tegasnya.
Kepala Desa Sidorejo Nurdin mengaku mengapresiasi kegiatan yang dilakukan YAMANDO. Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat berkelanjutan, “ Masalah lanjut usia memang butuh perhatian khusus, keberadaan Yamando dengan program yang telah dijalankannya, sangat membantu pemerintah desa khususnya dalam penanganan masalah lansia, untuk itu kami menyatakan siap berperan aktif dan mendukung segala program Yamando dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial para lansia “ ujarnya.
Salah seorang lansia bernama Suradi (67 tahun) mengaku bersyukur dan bahagia lantaran masih mendapat perhatian kendati di usia yang tidak lagi muda, “ Alhamdulillah, sangat senang rasanya, karena masih banyak yang peduli dengan orang tua seperti kami, selama ini kami berfikir keberadaan lansia tidak lagi penting, semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, dan kebahagian yang kami rasakan sekarang ini dapat juga dirasakan lansia lainnya yang berada di daerah lain “ pinta Suradi haru. (Rls/Thaya)







