Geger, Tri Agung Cahyono ditemukan Tewas Dalam Kamar Kost di Wonomulyo   

Geger, Tri Agung Cahyono ditemukan Tewas Dalam Kamar Kost di Wonomulyo  

WONOMULYO,- Penemuan mayat kembali gegerkan warga, pada Selasa sore (25/12/18). Kali ini terjadi pada salah satu rumah kost di lingkungan Ujung Baru, Kel.Sododadi, Kec. Wonomulyo, Kab.Polman.

 

Korban diketahui bernama Tri Agung Cahyono (39 tahun), yang sejak beberapa bulan terakhir ikut bekerja dalam pembangunan Rumah Sakit Pratama Wonomulyo. Berdasarkan kartu identitas, korban diketahui berasal dari Desa Galung Barat, Kec.Paron, Kab.Ngawi, Jawa Timur.

 

Saat ditemukan sekitar jam 16:00 Wita, korban dalam kondisi terlentang di lantai kamar, dengan darah yang menetes dari hidung.

 

Dari hasil visum yang tim medis Puskesmas Wonomulyo, tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban “ kemungkinan korban sudah meninggal sejak 10 jam lalu, darah yang keluar dari hidung biasa terjadi pada mayat “ jelas tim medis yang melakukan visum, dokter Saiful.

 

Jenazah korban pertama kali ditemukan salah seorang rekannya, yang merasa khawatir karena korban tidak datang ke tempatnya bekerja, padahal hari sudah siang “ saya mulai curiga karena ketika saya panggil tidak ada jawaban, saya langsung menghubungi teman yang lain karena merasa takut, pas kita periksa ke dalam kamar, kondisinya sudah meninggal “ jelas rekan korban, Salman saat berikan keterangan kepada Polisi.

 

Masih kata Salman, pada Senin malam (24/12/18), korban memang sempat diantar ke dokter untuk melakukan pemeriksaan karena mengeluh sakit “ jadi sebelumnya dia memang sempat mengeluh sakit pak, katanya maag dan agak sedikit berkunang penglihatannya, makanya kami antar ke dokter untuk diperiksa “ ungkap Salman.

 

Sejauh ini,polisi yang melakukan pemeriksaan belum bisa memastikan penyebab kematian korban, kuat dugaan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya “ jadi kemungkinan besar korban meninggal karena menderita penyakit, apalagi dari keterangan rekannya, korban sempat diperiksakan ke dokter karena mengeluh sakit, ini diperkuat hasil visum dokter yang tidak menemukan adanya tanda bekas kekerasan pada tubuh korban “ kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Deni Irwansyah, SE, SIK.

 

Guna kepentingan lebih lanjut, jenazah korban langsung dibawa Polisi ke Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, menggunkan mobil patroli Polsek Wonomulyo.

 

Rencananya, jenazah korban akan dikirim ke kampung halamannya, difasilitasi PT Tri Star Mandiri, tempatnya bekerja “ ini kita lagi berusaha menghubungi sanak keluarganya, kalau memang sudah ada komunikasi kesana, kita akan upayakan pemulangan jenazah korban ke kampung halamannya di Ngawi, atau mendatangkan keluarganya ke sini “ ujar pimpinan tempat korban bekerja, Budi.

 

Untuk diketahui, sudah lebih dari empat bulan lamanya korban ikut bekerja pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Pratama Wonomulyo, dengan posisi sebagai ahli instalasi jaringan air. Kendati kontrak kerja dengan pihak rekanan yang melakukan pembangunan rumah sakit telah berakhir, korban enggan kembali pulang ke kampung halaman, lantaran diketahui ingin mencari pekerjaan di tempat lain. (Thaya)

__Terbit pada
25/12/2018
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *