Rusak dan Berlubang, Jalan Poros Indo Makkombong ditanami Batang Pisang
MATAKALI,- Aksi tanam batang pisang sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan, berlangsung di Desa Indo Makkombong, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Aksi tanam batang pisang ini diketahui dilakukan sejumlah warga, pada Selasa malam (29/10/19).
Sedikitnya 10 batang pisang, ditanam di permukaan jalan yang dipenuhi lubang, dengan kedalaman mencapai 20 centimeter.
Saat musim penghujan tiba, jalan tersebut terlihat seperti kubangan kerbau, yang kerap membuat pegendara terjatuh, apalagi saat melintas di malam hari.

“ Kondisi jalan ini memang sudah sangat parah, sudah tiga kali ditimbun tapi begini lagi (rusak), ini termasuk kubangan yang dalam, motor biasa tidak bisa lewat bahkan ada yang jatuh “ kata salah seorang pengguna jalan, Sudirman kepada wartawan, Rabu (30/10/19).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Indo Makkombong Abdul Rahman mengaku, kerusakan jalan di desanya sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir, dan telah dilaporkan kepada pemerintah kabupaten agar dilakukan perbaikan, “ Memang sudah lama kondisi jalan seperti itu, sudah tiga tahunan, masyarakat selalu menyampaikan dan bermohon agar segera dilakukan perbaikan, sebenarnya sudah diukur tapi pelaksanaan perbaikannya belum terealisasi membuat warga gelisah “ jelasnya.
“ Apalagi pak camat matakali sudah menyampaikan kalau jalan ini akan segera dikerja, tapi masyarakat mulai resah, karena sisa dua bulan tahun anggaran, perbaikan jalan belum juga dilakukan “ sambung Abdul Rahman.

Berdasarkan pantauan wartawan, setidaknya ada lima titik jalan yang rusak parah, pada ruas jalan sepanjang satu kilometer, yang diketahui menghubungkan kecamatan Matakali dan Kecamatan Tapango.
Namun keberadaan batang pisang yang ditanam di permukaan jalan rusak ini tidak berlangsung lama. Salah seorang aparat desa langsung turun ke lokasi untuk membersihkan batang pisang yang ditanam di jalan rusak tersebut, atas perintah pejabat setempat. (Thaya)







