
Diabaikan Pemerintah, Warga Tutar Polman Swadaya Perbaiki Jalan Rusak 18 Km
POLEWALI MANDAR,- Ratusan warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), berswadaya memperbaiki jalan sepanjang 18 kilometer (km) yang sudah lama rusak parah. Mereka berharap pemerintah memberi perhatian khusus terhadap jalan tersebut agar dapat segera dibenahi sehingga lebih layak untuk dilalui.
“Kurang lebih 18 kilometer (panjang jalan yang diperbaiki),” ujar salah satu warga, Ilham kepada wartawan, Senin (19/01/2026).
Menurut Ilham, proses perbaikan jalan itu dilakukan secara gotong royong melibat warga tiga desa di Kecamatan Tutar. Yaitu Desa Besoangin, Desa Besoangin Utara dan Desa Ratte.
Perbaikan jalan rusak itu dimulai Sabtu (17/01) kemarin. Jalan yang diperbaiki menghubungkan Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman dan Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.
“Melibatkan warga tiga desa. Jalan yang diperbaiki mulai dari Desa Besoangin menuju Sendana Majene,” ungkap Ilham.
Ilham mengaku tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan warga untuk menyelesaikan perbaikan jalan itu. Apalagi, pada sejumlah titik kondisi jalan lebih parah dan berbatu.
“Kurang tahu juga butuh berapa lama waktu, karena banyak yang lebih parah dan berbatu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, jalan yang diperbaiki warga sudah lama dalam kondisi rusak parah dan belum pernah mendapat perhatian pemerintah. Saat musim penghujan, kondisi jalan semakin sulit dilalui karena dipenuhi lumpur dan berbatu.
Selain motor, jalan ini hanya dapat dilalui kendaraan roda empat khusus jenis hartop. Tidak sedikit pemotor yang terjatuh hingga mobil terbalik saat melalui jalan ini.
Dalam potongan video pendek yang diunggah akun facebook bernama llham Tobaho, terlihat ratusan warga gotong royong memperbaiki jalan rusak parah menggunakan alat seadanya seperti cangkul dan linggis.
Unggahan video itu disertai caption “Antusias masyarakat 3 Desa (Besoangin,Ratte,Besoangin Utara ) untuk perbaikan jalan poros Sendana -Besoangin karna akses jalan sudah beberapa bulan tidak bisa dilewati kendaran (mobil) roda 4 yaitu hartop. Setiap ada orang sakit mau berobat ke rumah sakit atau ibu hamil ingin melahirkan, jalan terbaik satu satunya adalah di tandu oleh warga setempat menuju jalan ini bahkan melalui jalan ini sdah banyak memakan korban jiwa.
Di mohon sekiranya kepada pemerintah Sulawesi Barat khususnya pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan pemerintah Kabupaten Majene agar sekiranya jalan ini menjadi perhatian khusus. Indonesia merdeka 80 tahun tetapi masyarakat 3 desa (Ratte, Besoangin dan Besoangin Utara) masih belum merasakan kemerdekaan,” (thaya)







