Pengungsi gempa di RSUD Polman, melahirkan Anak Kembar Tiga

Polewali,- Salah seorang korban gempa-tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, melahirkan anak kembar tiga pada Jumat 26 Oktober lalu, melalui operasi Caesar.

Orang tua bayi kembar ini, diketahui berasal dari Tikke, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Ditengah merasakan kebahagiaan mendapatkan tiga orang anak, Rudi Hamas dan Aliah orang tua sang bayi kini mulai kebingungan, lantaran tidak memiliki biaya untuk menebus biaya operasi dan perawatan pada incubator ketiga anaknya.

Rudi mengaku, harus menyiapkan dana sedikitnya 20 juta rupiah, untuk menebus biaya operasi dan perawatan ketiga bayi mungilnya. Padahal jangankan untuk biaya persalinan, untuk makan sehari-hari saja Rudi Hamas dan istrinya sangat mengandalkan uluran tangan warga.”Saya dimintai BPJS tapi saya tidak punya karena tidak sempat bawa berkas saat kejadian gempa. Petugas rumah sakit meminta saya untuk mengurus jaminan dengan mengambil surat keterangan dari Dinas Kesehatan Pasangkayu,” tutur Rudi Hamas saat ditemui di RSUD Polewali, Selasa 30 Oktober.

Pasca gempa dan tsunami yang terjadi pada 28 september lalu, membuat Rudi Hamas harus kehilangan harta benda. Rumahnya runtuh saat gempa terjadi, memaksanya membawa keluarga untuk mengungsi di rumah kerabatnya, termasuk membawa sang istri yang sedang hamil tua.

Rudi Hamas berharap anak dan istrinya bisa keluar dari rumah sakit tanpa harus ada biaya karena merupakan korban gempa.(Thaya)

__Terbit pada
30/10/2018
__Kategori
Peristiwa
1

One comment on “Pengungsi gempa di RSUD Polman, melahirkan Anak Kembar Tiga”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.