
Warga Sorot 3 Honorer ‘Siluman’ Diangkat PPPK PW di Mapilli Polman
POLEWALI MANDAR,- Warga menyoroti pengangkatan 3 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) di Kelurahan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Sebab, ketiganya dianggap sebagai honorer ‘siluman’ lantaran terangkat meski tidak memenuhi persyaratan.
“Ada 3 orang. Kenapa bisa terangkat padahal selama ini tidak pernah terlihat masuk kerja,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya kepada wartawan, Rabu (21/01/2026).
Warga mengaku heran dan baru mengetahui jika honorer siluman itu diangkat menjadi PPPK PW saat proses pelantikan. Mereka meyakini keterlibatan ordal alias orang dalam yang melakukan manipulasi data sehingga tiga honorer dimaksud dinyatakan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PPPK PW.
“Makanya kita heran, kenapa bisa tiba-tiba ikut pentikan padahal selama ini tidak pernah masuk kerja. Ini pasti ada keterlibatan orang dalam sehingga bisa diloloskan,” ungkap warga kesal.
Warga lalu mendesak pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan membatalkan surat keputusan (SK) pengangkatan tiga PPPK PW dimaksud.
“Ini tidak boleh dibiarkan, harus betul-betul diperiksa berkas-berkas yang menjadi persyaratan. Harus dievaluasi dan dibatalkan pengangkatan mereka,” pungkas warga.
Sementara Lurah Mapilli Awaluddin membantah sorotan tersebut. Menurutnya, semua tenaga honorer pada Kelurahan Mapilli yang diangkat menjadi PPPK PW telah memenuhi persyaratan.
“Kalau di Mapilli Insya Allah aman-aman, tidak ada itu (honorer siluman). Karena kan dua tahun berjalan ini syaratnya masuk,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Dia menegaskan, honorer yang dianggap warga sebagai ‘siluman’ semuanya aktif berkantor. Hanya saja tidak banyak warga yang mengetahui jika mereka adalah tenaga honorer di kantor Kelurahan Mapilli.
“Sering hadir di kantor, cuma orang tidak tahu kalau mereka honorer,” ucap Awal.
Awal menyebut ada 9 orang honorer di Kelurahan Mapilli yang diangkat menjadi PPPK PW. Semuanya aktif berkantor.
“Yang diusulkan 9 orang, semuanya terangkat, semuanya masuk kantor. Hanya satu orang yang izin karena sedang hamil besar rencana mau melahirkan di Makassar,” tutupnya.
Untuk diketahui, upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK PW berlangsung di halaman kantor Bupati Polman, Kamis (15/01) kemarin. Upacara itu dihadiri 4.231 PPPK PW Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Polman.
“Kita memberikan SK yang jumlahnya ini capai 4.231 orang, ada teknis, guru dan kesehatan,” kata Sekda Polman, Nursaid Mustafa. (thaya)







