
Kemenag Polman Galang Dana Bantu Madrasah Ambruk Diterjang Puting Beliung
POLEWALI MANDAR,- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akan menggalang dana untuk membantu perbaikan bangunan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang ambruk diterjang angin puting beliung. Sebabnya, Kemenag tidak memiliki alokasi anggaran untuk membantu madrasah yang berdiri di bawah naungan Yayasan.
“Bantuan kementerian agama itu hanya khusus kepada madrasah tsanawiyah, ibtidaiyah dan aliyah negeri, karena memang tanggung jawabnya pemerintah. Tapi kalau madrasah swasta itu tanggung jawabnya yayasan sendiri,”kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Polman, H Laupa kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (01/03/2023).
Laupa mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah donatur, untuk menggalang bantuan perbaikan bangunan MAK Teknologi Industri Mandar yang ambruk diterjang angin puting beliung. Donator yang dimaksud adalah para ASN yang tergabung dalam Kemenag Berbagi.
“Perlu kami sampaikan, kami dari kementerian agama polewali mandar sudah konsultasi dengan beberapa kepala madrasah untuk bagaimana caranya agar kia bisa membantu madrasah (MAK Teknologi Industri Mandar) itu, dengan mengumpulkan para donator dari ASN yang tergabung dalam kemenag berbagi,”ujarnya.
“Ini akan kita laporakan kepada bapak kepala kantor (Kemenag Polman) dan kami koordinasikan dengan panitia kemenag berbagi, semoga ada bantuan yang bisa diberikan sesuai kesanggupan yang ada,”sambung Laupa menjelaskan.
Menurut Laupa, pengelolaan madrasah swasta memang sepenuhnya menjadi tanggung jawab yayasan. Sementara pihak Kemenag hanya bertindak sebagai pembina.
“Untuk madarasah yang kena angin putting beliung, itu adalah madrasah yayasan, artinya dibangun dan dihidupkan oleh masyarakat dalam hal ini selaku ketua yayasan. Kami dari kantor kementerian agama, hanya sekedar pembina madrasah keagamaan di bawah naungan kementerian agama Polewali Mandar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, bangunan MAK Teknologi Industri Mandar yang terletak di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, ambruk diterjang angin puting beliung pada Minggu (26/02). Ambruknya bangunan sekolah sepanjang 30×8 meter itu membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah ini terhenti.
Salah satu orang tua siswa bernama Sudirman berharap kepada pemerintah, untuk membantu perbaikan bangunan madrasah yang ambruk, agar segera dapat dimanfaatkan kembali.
“Selaku orang tua murid tentu kami sangat berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan, agar sekiranya bangunan madrasah ini dapat diperbaiki,”tutur Sudirman yang dikonfirmasi terpisah.
Apalagi menurut Sudirman, keberadaan MAK Teknologi Industri Mandar sangat penting karena membantu meringankan beban ekonomi warga di daerah ini.
“Kenapa, sejak sekolah ini ada, anak-anak kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk bersekolah, otomatis beban biaya hari-hari kami selaku orang tua juga berkurang,”tandas Sudirman yang merupakan salah satu Staf Desa Rumpa. (Thaya)







