Harga Ayam – Telur Merangkak Naik di Wonomulyo Polman Jelang Lebaran
Foto : Jelang lebaran harga telur ayam mulai alami kenaikan di Pasar Induk Wonomulyo, Kabupaten Polman, Kamis (12/03/2026).

Harga Ayam – Telur Merangkak Naik di Wonomulyo Polman Jelang Lebaran

POLEWALI MANDAR,- Harga sejumlah barang kebutuhan seperti ayam potong dan telur merangkak naik di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) jelang hari lebaran. Selain disebabkan tingginya permintaan, kenaikan harga juga dipicu kurangnya pasokan dari distributor.

Kenaikan harga itu terpantau terjadi di Pasar Induk Wonomulyo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kamis (12/03). Jika sebelumnya ayam potong ukuran 2,5 kilogram dijual seharga Rp 65 ribu seekor naik menjadi Rp 70 ribu seekor.

Sedangkan harga ayam ukuran 2,8 kilogram naik menjadi Rp 75 ribu seekor dari harga awal Rp 70 ribu seekor.

“Sudah dua hari ini mulai ada kenaikan harga. Rata-rata naik lima ribu per ekor, yang harga 65 ribu jadi 70 ribu, yang harga 70 ribu jadi 75 ribu,” kata salah satu pedagang ayam, Rustam kepada wartawan, Kamis (12/03/2026).

Diakui Rustam, kenaikan harga ini merupakan fenomena yang rutin terjadi jelang hari lebaran. Dia memperkirakan kenaikan harga ini masih akan terus terjadi.

“Penyebabnya biasa, menjelang lebaran. Kemungkinan kenaikan harga masih akan terjadi hingga mendekati lebaran,” tuturnya.

Sementara pedagang lain bernama Hajrah mengungkapkan, harga telur ayam lebih awal merangkak naik. Bahkan telur ayam ukuran super melonjak menjadi Rp 65 ribu per rak.

“Naiknya lima ribu, yang harga 55 ribu menjadi 60 ribu. Telur ukuran super menjadi 65 ribu per rak dari 60 ribu per rak,” ucapnya.

Selain disebabkan tinggi permintaan jelang hari lebaran, Hajrah menyebut kenaikan harga telur juga dipicu kurangnya pasokan dari distributor.

“Penyebab kenaikan mungkin karena banyak yang butuh karena mendekati lebaran, selain itu pasokan juga berkuran,” pungkasnya. (thaya)

__Terbit pada
12/03/2026
__Kategori
Sosial