Hadiri Rakernas Pramuka, Kwarda Sulbar Siap Bersinergi Sukseskan Program Pemerintah
FOTO Istimewa : Pembukaan Rakernas Pramuka 2026 di Jakarta.

Hadiri Rakernas Pramuka, Kwarda Sulbar Siap Bersinergi Sukseskan Program Pemerintah

Laporan: Naim Irmayani

JAKARTA,- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka 2026 resmi dibuka di Jakarta. Kegiatan dihadiri 365 peserta terdiri dari utusan Kwartir Daerah, Kwartir Nasional, termasuk LPK dan andalan nasional, dan utusan Sako.

Rapat yang mengusung tema ‘Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045’ digelar tiga hari, 26-28 Januari 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan beberapa sidang pleno.

Ketua panitia kak Prof. Asrorun Niam menyampaikan pengantar dan selamat datang kepada seluruh peserta. Dia menegaskan peran Pramuka sebagai jangkar moral di tengah arus disrupsi.

“Cibubur bukan hanya sekedar tempat, tetapi juga saksi bisu berlangsungnya pengabdian juga Gerakan pramuka tidak hanya kemampuan teknis saja, Pramuka adalah jangkar moral, di tengah-tengah arus disrupsi pramuka harus hadir menjadi garda terdepan,” terang Asrorun.

Sementara Ketua Kwartir Nasional Komjen polisi (purn) Budi Waseso menyampaikan, Rakernas merupakan Forum strategis untuk memperkuat kerjasama dan sinergi lintas organisasi dalam mendukung astacita utamanya mendukung program pemerintah swasembada pangan menuju Indonesia emas 2040.

“Gerakan pramuka dapat tampil sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter, penanaman nilai dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ruang ini, tempat bertemunya gagasan dan inspirasi dari masing-masing daerah. Kita perlu memikirkan program kerja yang selaras dengan pembangunan daerah, terukur, ungkapnya sekaligus membuka acara secara resmi,” tegas Budi.

Sekertaris Kwarda Sulbar Abdul Wahab memastikan keterlibatan Kwarda Sulbar setelah pelantikan akan lebih intens. Terlebih dengan dukungan penuh Ketua Kwarda Sulbar Kak Dr. Suraidah Suhardi terhadap pramuka, membuat kepengurusan periode 2025–2030 ini semakin fokus pada pembentukan karakter generasi muda dan menjadikan pramuka sebagai gerakan wajib di sekolah.

“Dengan sinergi lintas perangkat daerah yang semakin kuat dan berkolaborasi dengan kegiatan yang lain utamanya tema utama program pemerintah,” pungkas Wahab.

__Terbit pada
27/01/2026
__Kategori
Pemerintahan, Sosial