Polres Polman Salurkan Vitamin Herbal ke Ponpes Syekh Hasan Yamani
Dari balik pagar pembatas, Pimpinan Ponpes Syekh Hasan Yamani, Ustad Farhi Tajuddin, menerima bantuan vitamin herbal yang diserahkan Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno AS, Minggu siang (08/11/2020).

Polres Polman Salurkan Vitamin Herbal ke Ponpes Syekh Hasan Yamani

CAMPALAGIAN,- Kepolisian Resort Polres Polewali Mandar (Polman), salurkan bantuan berupa Vitamin Herbal Priobiotik dan Vitamin Kavipleks, untuk Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Hasan Yamani, di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

Bantuan diserahkan Kapolsek Campalagian, IPTU Sukirno, didampingi Baur Kes  Bag Sumda Polres Polman Brigpol Reski Hengki Amd.Kep, Minggu siang (08/11/2020).

Pada kesempatan itu, pihak Polres Polman juga memberikan penjelasan, terkait tata cara penyajian vitamin herbal tersebut, agar mudah dikomsumsi para santri dan santriwati, yang sedang menjalani isolasi mandiri di Ponpes.

“ Bantuan untuk anak-anak santri bersama pengasuhnya, berupa herbal dan vitamin. Harapannya, untuk menambah imunitas para santri “, kata IPTU Sukirno AS usai menyerahkan bantuan.

Pimpinan Ponpes Syekh Hasan Yamani Ustad Fahri Tajuddin yang menerima bantuan tersebut, mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Dia berharap, bantuan vitamin herbal yang diberikan Polres Polman, dapat membuat santri dan santriwati yang sedang menjalani isolasi mandiri, bisa segera sembuh.

“ Syukur Alhamdulillah, semoga bantuan ini bisa membuat para santri segera sembuh “, ucap Fahri.

Sementara itu, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutrisno mengungkapkan, pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat, apalagi di tengah pandemi virus corona, “ Insya allah kami dari Polres Polman akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, hal ini merupakan langkah-langkah kami untuk terus bermanfaat untuk masyarakat, apalagi di tengah pandemi virus corona. Kami berharap,seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari “, pungkas Ardi Sutrisno di tempat terpisah.

Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 155 santri dan santriwati di Ponpes Syekh Hasan Yamani, positif tertular virus corona berdasarkan hasil swab.

Penularan virus di ponpes ini, diketahui berawal dari sejumlah santri yang mengaku mengalami flu ringan hingga gangguan indra penciuman.

Lantaran tidak menunjukkan gejala, santri dan santriwati yang positif tertular virus corona, melakukan isolasi mandiri di areal ponpes. Sementara ratusan santri lainnya yang dinyatakan negatif tertular virus corona, telah dipulangkan. (Thaya)

 

 

__Terbit pada
08/11/2020
__Kategori
kesehatan, Sosial