TANGKAP LAYAR : Pengantin baru Mail menggendong istrinya Tia, untuk seberangi sungai karena ketiadaan jembatan. Kedua pengantin diketahui berasal dari Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Viral ! Mempelai Pria Gendong Istri Seberangi Sungai di Polman Karena Ketiadaan Jembatan

POLEWALI,- Seorang pria di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa menggendong istrinya menyeberangi sungai, karena ketiadaan jembatan. Detik-detik aksi pengantin baru itu terekam kamera hingga viral di media sosial.

Sejak diunggah oleh pemilik akun facebook bernama Nurul Riskha pada Sabtu (27/11) kemarin, video pendek berdurasi 2:19 detik itu telah dibanjiri ratusan komentar netizen, serta dibagikan lebih dari 1900 kali.

Video pendek tersebut memperlihatkan, sang pria pria terpaksa menggendong istrinya untuk menyeberangi anak sungai selebar lebih kurang lima meter. Kedua diduga pengantin baru, karena terlihat masih mengenakan pakaian adat. Terlihat pula beberapa wanita yang mengikuti, diduga keluarga pengiring kedua mempelai.

Terdengar suara wanita memperingatkan sang mempelai pria, agar berhati-hati dan tidak terburu-buru saat menggendong istrinya menyeberangi sungai

“MasyaAllah semoga menjadi keluarga yang SAMAWA sehidup semati,”komentar pemilik akun bernama Nurmiati Maruddin.

“Lucu, tapi romantis ,” tulis pemilik akun lainnya, Thowaine Mandar.

Dalam video viral ini, pemilik akun menuliskan kata “ Ini mi dibilang gunung kan kudaki, lautan akan kueberangi demi cintaku padamu “

Diketahui, video viral ini terjadi di Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo. Pasangan pengantin baru dalam video tersebut bernama Tia dan Mail.

“Kita lagi mengantar ke rumahnya laki-laki. Kalau adat di sini namanya mapparola,”kata Nurul Riskha saat dikonfirmasi wartawan, Minggu siang (28/11/2021).

Menurut Nurul, kedua mempelai berasal dari kampung sama. Tempat tinggal mereka dipisahkan oleh aliran sungai.

“Satu desa sebenarnya, tapi melewati sungai,”ungkap Riskha.

Riskha mengaku sebagai kakak ipar dari salah satu mempelai. Ia sengaja memviralkan video ini, agar pemerintah mengetahui, jika di kampungnya tidak ada jembatan.

“Justru ini saya videokan, supaya pemerintah melihat, kampung kami seperti ini, tidak punya jembatan,” tutupnya. (Thaya)

__Terbit pada
28/11/2021
__Kategori
Peristiwa, Sosial