Polisi memusnahkan sisa arena judi sabung ayam, yang ditemukan saat melakukan penggrebekan di Desa Ongko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu siang (28/11/2021). ist

Polisi Grebek Dua Arena Judi Sabung Ayam di Campalagian

CAMPALAGIAN,- Dua arena judi sabung ayam di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar digrebek polisi dari Polres Polewali Mandar dan Polsek Campalagian. Dalam penggrebekan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya ayam aduan serta taji yang ditinggal kabur pemiliknya.

Penggrebekan diawali dari arena judi sabung ayam yang berada di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Minggu siang (28/11) kemarin.

Kapolsek Campalagian IPTU Sukirno SH mengatakan, penggrebekan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat terkait tindak pidana perjudian, yang kerap berlangsung di daerah tersebut, setiap hari Kamis dan Minggu.

“Berdasarkan informasi tersebut, personil langsung melakukan pengecekan sekaligus menggrebek arena judi tersebut,” ujar Sukirno melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (29/11/2021).

Namun sayang, dalam penggrebekan itu, polisi tidak berhasil mengamankan satupun pelaku judo. Mereka berhasil kabur saat mengetahui kedatangan polisi.

“Pada saat personil menuju tempat kejadian perkara, para pemain judi terlebih dahulu melarikan diri. Anggota hanya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya ayam aduan baik yang sudah mati maupun masih hidup, sepasang taji serta empat pasang sandal. Diduga milik para penjudi yang ditinggalkan di lokasi,”beber Sukirno.

Pada hari yang sama, Sukirno juga memimpin penggrebekan arena judi sabung ayam, yang berada di Desa Ongko, Kecamatan Campalagian. Lokasi perjudian berada di tengah areal perkebunan, di puncak kawasan pegunungan.

“Saat anggota tiba, lokasi perjudian sudah dalam keadaan kosong. Di tempat tersebut hanya ditemukan bekas arena perjudian sabung ayam. Agar tidak dimanfaatkan kembali, arena tersebut langsung dibongkar dan dimusnahkan,” ungkap Sukirno.

Kendati praktek perjudian sabung ayam kerap dilakukan secara berpindah-pindah, membuat para pemain leluasa melarikan diri saat penggrebekan berlangsung, Sukirno mengaku akan terus berupaya untuk menghentikan segala bentuk praktek perjudian di daerah ini. (Thaya)

 

 

 

__Terbit pada
29/11/2021
__Kategori
Peristiwa