TANGKAP LAYAR : Yala bersama Ilham sedang membajak sawah di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

Viral, Pria dan Bocah Belia di Campalagian Terekam Kamera Bajak Sawah

CAMPALAGIAN,- Seorang pria di Kabupaten Polewali Mandar mengundang perhatian warga, setelah terlihat membajak sawah bersama bocah belia.

Dalam rekaman video amatir yang viral di media sosial itu, terlihat sang pria membajak sawah menggunakan traktor tangan, sementara sang bocah berdiri di belakang sembari memeluk sang pria.

Pada potongan video pendek lainnya, memperlihatkan sang bocah kembali ikut membajak sawah, namun kali ini duduk di kursi kayu, tepat  pada bagian belakang sang pria.

Sang bocah tampak santai mengikuti sang pria membajak sawah, kendati berkeliling di bawah teriknya matahari.

Diketahui, pria dalam video tersebut bernama Yala (35 tahun), sedangkan sang bocah bernama Ilham (6 tahun). Keduanya merupakan ayah dan anak, warga Parappe, Kecamatan Campalagian.

Yala mengaku terpaksa membawa Ilham membajak sawah, lantaran kerap menangis jika ditinggalkan. Kebiasaan Ilham mengikuti ayahnya membajak sawah, sudah dimulai sejak berusia empat tahun.

“ Sejak umur empat tahun sudah mulai ikut. Kalau tidak ikut, dia (Ilham) akan menangis, “ kata Yala, saat dikonfirmasi wartawan di rumahnya, Kamis sore (21/10/2021).

“ Pernah dilarang, tapi kalau tidak dibawa akan menangis terus, “ sambungnya.

Menurut Yala, terkadang jika traktor tangan yang dikemudikannya berbelok,  membuat Ilham terjatuh ke dalam lumpur. Kendati begitu, hal tersebut tidak membuat anak bungsunya itu menangis. Sebaliknya, Ilham kembali bangkit dan mengejar sang ayah untuk naik ke atas traktor yang dikemudikannya.

“ Pernah jatuh, tidak nangis, ketawa saja dia. Dulu digendong, pernah juga dipikul, kemudian saya buatkan kursi agar lebih nyaman, “ ungkapnya.

Diakui, berbagai macam cara telah dilakukan Yala, agar sang anak berhenti mengikutinya ke sawah untuk membajak sawah. Namun hal tersebut tidak berhasil, lantaran Ilham kerap berangkat ke sawah sendiri mencari sang ayah.

“ Pernah saya tinggalkan, tapi dia pintar, langsung berangkat ke sawah sendiri meski sudah dilarang oleh ibunya, “ terang Yala.

Bahkan tidak jarang saat pagi hari, justru Ilham yang membangunkan Yala, agar segera berangkat ke sawah.

“  Saking semangatnya untuk ikut membajak sawah, terkadang dia yang bangunkan saya, untuk segera berangkat ke sawah, “ pungkas Yala.

Walau resah dengan sikap sang anak yang selalu mengikutinya, termasuk saat bekerja membajak sawah, Yala mengaku tidak dapat berbuat banyak. Apalagi Ilham kerap berangkat ke sawah seorang diri, jika tidak mendapati Yala di rumah. (Thaya)

__Terbit pada
21/10/2021
__Kategori
Sosial