Percepatan Vaksinasi Pengendara Dirazia Polisi di Jalan Trans Sulawesi

MAMUJU- Percepatan vaksinasi untuk memenuhi target herd immunity di akhir tahun 2021 ditempuh dengan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan merazia pengendara di jalan trans Sulawesi poros Mamuju-Kalukku. Razia dilakukan aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Mamuju, Sulawesi Barat.

Polisi menggelar razia pengendara bermotor di Jalan Poros Mamuju Kalukku depan Pasar Tasiu, Senin, (18/10/2021).

Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran tidak dikenakan tilang, melainkan diminta untuk mengikuti program vaksinasi yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar.

“Polresta Mamuju yang menggelar razia dari Satuan fungsi Lalu-lintas , Satuan Sabhara serta Personil Polsek Kalukku dalam rangka Upaya percepatan Vaksinasi di Kabupaten Mamuju, Para pengendara bermotor diperiksa surat-surat kendaraanya oleh petugas hingga kelengkapan protokol kesehatan (prokes),” terang Iskandar.

Uniknya, pengendara kendaraan bermotor yang melanggar tidak dikenakan tilang. Mereka diminta untuk mengikuti vaksinasi di tenda depan Pasar Tasiu bagi pengendara yang belum pernah divaksi, baik dosis satu maupun dosis dua.

Menurutnya, kegiatan operasi tersebut mengedepankan kedisiplinan protokol kesehatan terhadap pengendara bermotor yang melintas di jalur poros Mamuju-Kalukku. Pada operasi ini, Polresta Mamuju menargetkan pengendara yang abai terhadap prokes.

“Kalau tidak tertib prokes mereka diarahkan untuk vaksinasi dan juga pengendara yang melanggar lalu lintas, mereka diarahkan untuk mengikuti vaksinasi,” ungkap Kapolresta Mamuju ini.

Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan vaksinasi terhadap pengguna jalan tersebut tentu dapat membantu Pemerintah Kabupaten Mamuju menyukseskan akselerasi vaksinasi di wilayahnya.

“Kami sukseskan program Pemerintah Mamuju terkait akselerasi vaksinasi ini, sehingga nantinya bisa mencapai 70 % untuk terciptanya herd immunity dalam membentuk kekebalan kelompok guna memutus mata rantai Covid-19,” jelasnya.

Namun, Iskandar tetap mengimbau agar warga selalu mematuhi prokes 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menghindari bepergian, baik mereka yang belum divaksin maupun yang sudah menerima vaksin. (sur/red)

Editor: Sulaeman Rahman

__Terbit pada
24/10/2021
__Kategori
kesehatan