Didampingi Bhabinkamtibmas, Ridwan menuju lokasi penemuan botol berisi foto wanita, di areal pemakaman umum Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (08/09/2021).

Penemuan Botol Berisi Foto Wanita Tertanam di Kuburan Hebohkan Warga Campalagian

CAMPALAGIAN,- Warga di Kabupaten Polewali Mandar dihebohkan penemuan botol berisi foto wanita dengan kondisi tertanam di kuburan. Dibalik foto ada tertulis nama seorang wanita.

Sejak pertama kali diunggah di media sosial, pada Selasa kemarin (07/09), video penemuan botol berisi foto wanita tersebut telah dibagikan ribuan kali, dengan jumlah penayangan mencapai 50 ribu kali, serta dibanjiri komentar netizen.

Video penemuan botol berisi foto wanita yang tertanam di kuburan itu, diketahui terjadi di areal pemakaman umum Desa Bonde, Kecamatan Campalagian.

Botol berisi foto wanita tersebut ditemukan oleh sejumlah warga setempat, ketika hendak menggali kubur. Warga menduga, botol berisi foto tersebut telah tertanam lama, apalagi hampir seluruh bagian botol terlihat kotor oleh sisa tanah.

“ Pas menggali menggali kuburan, tiba-tiba ada langsung di dekat kuburan ditemukan anggota, langsung diambil, dibuka pakai parang, di dalam ada foto tujuh lembar, foto satu orang, posisi botol tertanam sepotong, pas di kepala kuburan tertanam, “ ujar salah satu warga, Ridwan kepada wartawan, Rabu siang (08/09/2021).

Ridwan mengaku tidak mengetahui apa tujuan sehingga foto wanita dalam botol tersebut di tanam di kuburan. Namun demikian dia mengaku, setidaknya ada dua botol berisi foto yang ditemukan dalam waktu hampir bersamaan. Bahkan menurut dia, penemuan serupa juga pernah terjadi beberapa waktu lalu.

“ Tidak tau juga tujuannya untuk apa, karena barusan saya lihat yang seperti ini. Kemarin ada dua yang ditemukan, lokasinya tidak berjauhan. Kedua botol tersebut semuanya berisi foto wanita. Sudah lama, ada juga yang ditemukan seperti ini, “ ungkap Ridwan sembari menunjukkan lokasi penemuan botol berisi foto tersebut.

Terkait penemuan botol berisi foto wanita yang tertanam di kuburan ini, Kepala Desa Bonde, S Usman Abbas meminta warga untuk tidak berspekulasi, apalagi mengaitkan penemuan ini dengan hal mistik.

“ Jadi kami mengharapkan kepada masyarakat, yang selalu melihat postingan maupun yang memposting agar jangan terlalu cepat mempercayai hal-hal yang belum tentu benar, dan kami juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak mempercayai hal-hal mistik, karena kita ini sebagai agama islam, kalau mempercai hal-hal itu adalah musyrik, “ kata Usman terpisah.

Ia mengimbau warganya, agar bijak menggunakan media sosial, serta tidak memposting sesuatu hal yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“ Mengenai kalau ada masyarakat yang melihat hal-hal yang sifatnya mistik agar tidak terlalu cepat memposting, karena bisa menyebabkan fitnah dan fitnah itu adalah sesuatu dosa besar. Jangan terlalu cepat memposting, kalau bisa dikonfirmasi dulu kepada pemerintah atau yang bersangkutan, “ pungkasnya. (Thaya)

 

__Terbit pada
08/09/2021
__Kategori
Peristiwa, Sosial