Kondisi salah satu rumah warga Dusun Brono, Desa Kebunsari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, yang rusak diterjang angin kencang, Senin sore kemarin (20/09/2021). ist

4 Rumah-1 Masjid Terdampak Angin Kencang di Kebunsari-Wonomulyo, Dinsos Kirim Bantuan

WONOMULYO,- Terjangan angin kencang, mengakibatkan sedikitnya empat rumah warga dan satu masjid di Dusun Bruno, Desa Kebunsari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, alami kerusakan. Dari empat rumah, dua diantaranya rusak parah.

Detik-detik kemunculan pusaran angin kencang di atas pemukiman, terekam kamera warga yang viral di media sosial. Dalam rekaman video pendek itu juga terdengar suara teriakan warga, yang panik saat melihat pusaran angin.

“ Yang terdampak itu empat rumah dan satu masjid, yang parah dua rumah. Inilah yang kita utamakan untuk langkah terbaik, segela kerusakan, biar pemerintah desa tangani, “ kata Kepala Desa Kebunsari Heri Siswandi, kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (21/09/2021).

Kendati demikian, Heri mengaku tetap melaporkan peristiwa ini kepada dinas terkait, untuk penanganan lebih lanjut.

“ Laporan tetap kita sampaikan kepada pemerintah daerah, terkait kerugian dan dampak yang ditimbulkan bencana puting beliung in, “ ungkapnya.

Diketahui, peristiwa angin kencang yang menerjang rumah warga, terjadi Senin sore kemarin (20/09), sekira pukul 15:30 wita.

Salah satu warga yang rumahnya rusak diterjang angin, Siswanto (39 tahun) mengaku sempat panik, apalagi sesaat sebelum kejadian sempat mendengar suara gemuruh.

“  Pertama-tama angin biasa, begitu hujan turun tenda batu saya terlepas. Saya pegang malah terlempar, saya masuk ke rumah untuk selamatkan diri, saya tutup pintu, saya malah terdorong. Saya tidak bisa tahan pintu dan terlempar, “ tutur Siswanto menceritakan detik-detik kejadian.

Diakui Siswanto, saat angin kencang menerjang, istri dan anaknya sempat ketakutan bahkan menangis. Mereka bingung, lantaran tidak bisa meninggalkan rumah karena hujan deras juga sedang mengguyur.

“ Itu istri dan anak saya yang masih balita ketakutan, mau keluar menyelamatkan diri tetapi hujan deras. Tetapi Alhamdulillah, anginnya disertai hujan deras, kalau tidak, mungkin banyak korban (rumah rusak),” tutur Siswanto sembari menunjukkan atap dapur rumahnya yang terhambur akibat terjangan angin kencang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar, H Azwar Jasin mengaku telah mengirimkan bantuan untuk meringankan korban terdampak bencana.

“ Dinsos langsung respon cepat untuk memberikan bantuan sandang pangan, peralatan dapur, selimut, set pakaian untuk anak-anak, sarung, pakaian dalam lansia. Ini pertolongan darurat dari pemkab untuk korban bencana, “ beber Azwar melalui pesan singkat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, total kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Saat ini warga setempat bahu-membahu memperbaiki rumah dan masjid yang rusak akibat terjangan angin kencang. Rumah dan masjid yang rusak umumnya kehilangan atap, yang terlepas hingga beterbangan akibat tiupan angin. (Thaya)

 

 

__Terbit pada
21/09/2021
__Kategori
Peristiwa