Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, memberikan sambutan dalam acara Festival Pangan Lokal yang berlangsung di Pelataran Gedung Assamalewuang, Kabupaten Majene, Jumat sore (02/07/2021). ist

Gubernur Sulbar Serukan Pemanfaatan Sumber Pangan Lokal

MAJENE – Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, menyatakan perlunya diversifikasi pangan dengan merubah pola pikir bahwa beras atau nasi bukan satu-satunya sumber karbohidrat.

Hal itu disampaikan Gubernur, pada pembukaan Festival Pangan Lokal yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, di Kabupaten Majene, Jumat sore (02/07/2021).

“ Banyak sumber pangan lokal yang nilai gizinya setara dengan beras, seperti pisang, umbi-umbian, jagung, dan sagu, “ ujar Ali Baal Masdar.

Saat mengemukakan hal tersebut, Gubernur memberi semangat untuk melakukan diversifikasi pangan dengan bahan pangan local, yang juga memiliki kandungan karbohidrat setara dengan beras.

” Saya berharap kita membiasakan melakukan diversifikasi pangan, dimulai dengan merubah pola konsumsi tidak tergantung pada satu komoditas pangan. Kita memiliki sumber pangan lokal yang nilai gizinya setara dengan beras. Ada pisang, ada jagung, umbi-umbian, juga sagu,” tandasnya.

Festival Pangan Lokal Sulbar berlangsung 2-3 Juli di pelataran Gedung Assamalewuang Mandar, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Peserta festival, adalah kelompok-kelompok UKM yang memproduksi aneka jenis pangan lokal.

Setelah membuka festival secara resmi, Gubernur Ali Baal Masdar bersama Bupati Majene Andi Ahmad Sukri dan Wakil Bupati Aris Munandar, meninjau stand peserta festival didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Muhtar.

Mantan Bupati Polman dua periode itu mengatakan, para perajin dan kelompok-kelompok UKM perlu terus didorong supaya bersemangat. Ia mengapresiasi dan salut melihat aneka produk bahan lokal yang terpajang di arena festival.

“Terus semangat, selalu jaga kualitas produksinya, supaya peminat atau pelanggan makin banyak. Dengan begitu, usahanya akan terus berkembang,” tandas pria yang kerap disapa ABM itu, menyemangati peserta festival.

Festival Pangan Lokal diikuti peserta yang terdiri UKM-UKM yang memproduksi aneka jenis bahan pangan lokal Sulbar. Dilaksanakan juga talk show edukasi pangan lokal sebagai rangkaian festival dengan tema “Kenyang Gak harus dengan Nasi,” Sabtu 3 Juli. Talk show menghadirkan narasumber dari kalangan ahli gizi, ahli pangan, dan praktisi produk diversifikasi pangan lokal. (emd/thaya)

__Terbit pada
02/07/2021
__Kategori
Pemerintahan, Sosial