Petugas gabungan dari TNI, Polisi dan Satpol PP, mengamankan ember dan puluhan botol kemasan air mineral berisi ballo, yang ditemukan saat melakukan penggrebekan pada salah satu rumah warga di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu siang (09/05/2021). ist

Kepergok Pesta ”Ballo” di Wonomulyo, 5 Warga Diamankan Petugas

WONOMULYO,- Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP, menggrebek salah satu rumah warga di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, lantaran diduga kerap dijadikan tempat berpesta minuman keras (miras) jenis ballo, khususnya selama bulan suci ramadhan.

Penggrebekan berlangsung Minggu siang, sekira pukul 14:30 wita. Dalam penggrebekan itu, petugas mengamankan lima warga yang didapati sedang berpesta ballo. Kelimanya masing-masing berinisial RA (62 tahun), SU (50 tahun), SL (52 tahun), SU (52 tahun) dan TA (40 tahun) yang berprofesi sebagai penjual ballo.

Kelima warga tersebut diketahui tidak dapat melarikan diri, lantaran tempat mereka berpesta ballo telah dikepung petugas.

Lima warga yang diamankan petugas, lantaran diduga sedang berpesta ballo di rumah salah satu warga Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu siang (09/05/2021). ist

Kanit Binmas Polsek Urban Wonomulyo IPTU Paulus Selan, S.Sos,SH.,MH mengatakan, penggrebekan dilakukan setelah menerima informasi warga, saat menggelar patroli rutin, ‘’ Tadi dilakukan patroli rutin, lalu ditemukan 5 warga, diduga sedang berpesta minuman keras jenis ballo,’’ ujar Paulus kepada wartawan, Minggu sore (09/05/2021).

Selain kelima warga, petugas juga mengamankan barang bukti, diantaranya 1 ember bersisi 50 liter ballo, serta 30 puluh botol air mineral, sebagai kemasan ballo, ‘’ Selanjutnya kelima orang tersebut diarahkan ke Polsek Wonomulyo untuk diberi pembinaan. Barang bukti ballo juga kita amankan, ‘’ ungkap Paulus.

Sementara itu, TA berdalih baru sepekan menjual ballo.  Dia mengaku, ballo diperoleh dari salah satu desa di Kecamatan Tapango, seharga 20 ribu rupiah untuk lima lilter, ‘’ Baru seminggu menjual ballo. Dapatnya dari Tapango, sampai di sini dijual lagi seharga 10 ribu rupiah per botol, ‘’ kilah TA saat berada di Polsek Urban Wonomulyo.

TA mengaku terpaksa berjualan ballo, lantaran tidak memiliki pekerjaan lain, ‘’ Dulu jual beli besi tua, lalu jual bunga tapi bangkrut, jadi sekarang jual minuman (Ballo) itupun belum lama, ‘’ kata TA sembari tertunduk.

Warga lainnya yang diamankan petugas juga membantah sedang berpesta ballo. Mereka mengaku hanya mengkomsumsi segelas ballo, sebagai penambah tenaga, usai bekerja di sawah, ‘’ Tidak pesta pak, minumnya juga hanya segelas, buat obat dan tambah tenaga, ‘’ aku salah seorang warga dengan logat khas.

Penggrebekan ini diharapkan dapat menjaga situasi Khamtibmas di wilayah Hukum Polsek Wonomulyo, Polres Polewali Mandar, khususnya selama bulan suci ramadhan. (Thaya)

 

 

__Terbit pada
09/05/2021
__Kategori
Peristiwa