Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Sumirat, melakukan press release pengungkapan 5 tersangka pengguna narkotika. (ist)

Terlibat Peredaran Narkotika, BNNP Sulbar Amankan 5 Warga

MAMUJU,- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat (Sulbar), mengamankan 5 warga yang terlibat peredaran narkotika. Ironis, satu diantara lima tersangka, merupakan mantan mahasiswa penerima beasiswa berprestasi.

” Yang memprihatinkan adalah, satu tersangka yang kita amankan adalah mantan mahasiswa penerima beasiswa berprestasi yang kemudian jatuh ke dalam lingkaran peredaran gelap narkoba, “ kata Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Sumirat, melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (05/04/2021).

Sumirat mengatakan, pengungkapan kasus narkotika yang menjerat sedikitnya 5 tersangka ini, dilakukan sejak awal tahun 2021, “ Kelima tersangka berhasil diungkap berkat informasi dari masyarakat melalui call centre BNNP, kemudian ditindaklajuti bersama Tim Penindakan dan Pengejaran BNNP Sulbar, “ ujar Sumirat.

Tersangka pertama berinisial YS, diamankan di Desa Mekkata, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Dari tangan YS petugas plastik kecil diduga berusi narkotika jenis shabu, “ Kemudian dilakukan pengembangan ke tersangka RS yang diamankan di Simboro, Mamuju, “ terang Sumirat.

Menurut Sumirat, pengembangan penyelidikan praktek peredaran narkotika di daerah ini, sempat tertunda karena bencana alam yang melanda Majene dan Mamuju pada Jumat (15/01) lalu. 2 tersangka baru masing-masing berinisial RH dan HM diamankan pada tanggal 21 Februari, di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, “ Berkat kerja keras Tim yang terus melakukan pendalaman, akhirnya diungkap 2 tersangka lagi, yakni RH dan HM, di Desa Lagi-Agi, Polewali Mandar,” ungkapnya.

Bahkan, menurut Sumirat, dari dua tersangka yang diamankan di Desa Lagi-Agi, satu diantaranya dilumpuhkan karena memberikan perlawanan, “ Namun satu diantaranya melakukan perlawanan dan diberi peringatan oleh personil kami, namun tidak mengindahkan, dengan terpaksa anggota memberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan yang bersangkutan, dan mengenai kaki sebelah kiri, “ bebernya.

Dari tangan RH dan HM, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa narkotika jenis sabu seberat 7,1048 gram dan uang tunai hasil transaksi senilai Rp 28.500.000 ribu rupiah, yang disimpan dalam sadel motor.

Selanjutnya, satu tersangka lainnya berinisial ABD, kembali diamankan tim penindakan dan pengejaran BNNP Sulawesi Barat di Desa Bonce, Kecamatan Campalagian. ABD diamankan, saat melaukan transaksi narkotika, di depan pasar Campalagian, Minggu (28/03) lalu.

“Kemudian, satu orang lagi tersangka kami amankan saat akan melakukan transaksi narkotika di depan pasar Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, yang juga hasil penyelidikan tim di lapangan berdasarkan informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di wilayah tersebut, setelah kami dalami laporan tersebut berhasil kami ungkap pelaku yang membawa narkotika jenis shabu dengan berat bruto 2,33 gram dan kami sedang kembangkan sehingga pelaku yang lain masih dalam status DPO dan sedang dalam pengejaran Tim Dakjar BNNP Sulbar “, pungkas Sumirat. (Thaya)

__Terbit pada
05/04/2021
__Kategori
Peristiwa