Pete-Pete dan bendi bertabrakan, kusir meninggal dan sopir luka parah

Campalagian,- Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di jalan Trans Sulawesi, Desa Lagi-agi, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, pada Selasa pagi (30/10).

Kecelakaan ini melibatkan mobil angkutan umum “Pete-Pete” yang bertabrakan dengan dokar “bendi”, yang melaju dari arah berlawanan.

Saat dikonformasi melalui sambungan telepon, Briptu Suhardiman, anggota Satlantas Polsek Campalagian yang mendatangi lokasi kejadian mengidentifikasi, korban meninggal kusir “bendi” bernama Body (55 tahun), Warga Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, sementara sang sopir “Pete-Pete” bernama Sukri (30 tahun), Warga Desa Camba-Camba, Kecamatan limboro.

Polisi menduga, kecelakaan ini akibat kelalain sang sopir yang mengantuk saat mengemudi “ tadi sempat berikan keterangan, kalau si sopir kaget lantaran tiba-tiba melihat ada bendi di depannya, kata si sopir dia sedikit mengantuk apa lagi hari masih gelap karena subuh” kata Suhardiman.

Kedua korban, sempat dilarikan warga ke Puskesmas Campalagian untuk mendapat pertolongan, namun naas, nyawa Body tidak terselematkan, sementara Sukri di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Majene untuk mendapat pertolongan lebih lanjut atas permintaan pihak keluarga “ saat tiba di puskesmas kondisi korban sudah memperihatinkan, menderita luka parah pada bagian dada diduga akibat benturan benda keras, sementara sang sopir menderita luka robek pada bagian dagu dan wajah “ ungkap Muhammad Albar Nur, petugas jaga UGD Puskesmas Campagian menjelaskan.

Sementara itu, Sidat salah seorang saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, pasca kejadian, Body yang diketahui hendak berangkat ke pasar untuk menjual barang pecah belah di dapati warga tergeletak di parit dengan kondisi luka parah, sementara sang sopir terjepit badan mobil setelah menabrak pohon di sisi jalan “ kemungkinan pas bertabrakan, Body terlempar kemudian terjatuh ke dalam parit, sedangkan si sopir mobil terjepit badan mobil setelah menabrak pohon kayu besar, tadi warga sempat kesulitan mengevakuasi si sopir mobil“.

Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kuda yang digunakan Body menarik dokar ikut mati.

Kejadian kecelakaan lalu lintas ini telah dalam penanganan polisi. Dokar milik body dan Pete-Pete yang dikemudikan Sukri dengan nomor polisi DP 1802 GA dalam kondisi ringsek di lokasi kejadian. (Thaya)

__Terbit pada
31/10/2018
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.