Pengungsi Gempa Melahirkan Di Tenda Darurat

Pengungsi Gempa Melahirkan Di Tenda Darurat

Mamasa,- Di tengah rasa takut ribuan warga Mamasa, yang masih bertahan di tenda pengungsian akibat gempa tektonik yang berulang kali terjadi, kabar bahagia datang dari salah seorang pengungsi bernama Datu Ewanan (40 Tahun), warga Dusun Nekke, Desa Taupe, Mamasa.

Senin pagi tadi (19/11/2018), sekitar pukul 07:00, Datu Ewanan melahirkan seorang anak berjenis kelamin wanita. Oleng sang ibu, sang bayi langsung diberi nama Novianti.

“ sangat bersyukur, bisa melahirkan dengan selamat, apalagi sudah lebih dua minggu lamanya saya dan keluarga bertahan di bawah tenda pengungsian ini dengan kondisi memprihatinkan “ ucap Datu Ewanan.

Kendati persalinan berlangsung di bawah tenda darurat, semua proses berjalan dengan aman dan lancar, bahkan sang ibu bersama bayinya tetap dalam kondisi sehat .

“ semuanya normal, kami tidak menemui kendala saat membantu proses persalinan, sekitar jam 5 subuh sang ibu sudah merasakan kontraksi dan baru pada jam 7 pagi bayinya keluar “ jelas Bidan Darmawati yang membantu persalinan.

Untuk diketahui, sejak gempa berulang kali melanda daerah ini dalam dua pekan terakghir, pemerintah setempat langsung menyiapkan sejumlah tenda untuk pengungsi termasuk tenda untuk pertolongan medis.

Walau kondisi Rumah Sakit Mamasa masih bagus, tak satupun pasien atau paramedis yang mau beraktivitas di rumah sakit, lantaran takut gedungnya ambruk akibat gempa yang terus mengguncang. (Frendy/Thaya)

__Terbit pada
19/11/2018
__Kategori
Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *