Ironis Sekolah Pedalaman, Dibangun Darurat Minim Perhatian

Ironis Sekolah Pedalaman, Dibangun Darurat Minim Perhatian

Tapango,- Kendati setiap tahun pemerintah mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk peningkatan sarana pendidikan, namun kenyataannya masih banyak sekolah yang luput dari perhatian.

Salah satunya kelas jauh SDN 044 Riso, Dusun Tondopata, Desa Riso, Kec.Tapango.

Sejak didirikan secara swadaya oleh warga setempat pada akhir tahun 2008, gedung sekolah kelas jauh ini, belum sekalipun tersentuh perhatian pemerintah. Padahal dari hari kehari bagunan sekolah yang berbahan kayu, semakin memprihatinkan.

“ sampai sekarang belum pernah ada bantuan , bagunan dan keperluan murid untuk belajar semuanya swadaya warga “ kata tokoh masyarakat Sapriadi.

Sekolah kelas jauh ini, sengaja dibangun warga untuk memudahkan anak-anak di daerah ini untuk memperoleh pendidikan.

Jauhnya jarak menuju sekolah induk yang mencapai 3,5 kilometer dan ditempuh dengan berjalan kaki, kerap menjadi alasan banyaknya anak usia sekolah dasar di Dusun Tondopata putus sekolah.

“ itu sebabnya, kenapa warga di dusun ini, sangat mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah agar keberadaan sekolah ini mendapat dukungan, baik materi maupun moril agar keberadaan sekolah kelas jauh ini tetap dapat dipertahankan “lanjut Sapriadi.

Awalnya sekolah kelas jauh ini memiliki 43 murid yang duduk di bangku kelas 1 sampai 4. Jumlah tersebut kini turun drastis menjadi 17 murid saja yang duduk di bangku kelas 1 sampai 3.

“ alasannya karena tenaga pengajar kurang, sekarang tinggal satu orang, banyak anak yang berhenti sekolah, lainnya terpaksa pindah tempat tinggal mendekati sekolah induk “ ungkap Sapriadi.

__Terbit pada
22/11/2018
__Kategori
Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *