Gara-gara Wajan, Ibu Cantik Babak Belur dianiaya
Bulo,- Peristiwa malang ini, dialami Wahyuni (28 tahun), warga Desa Tuttula, Kec.Tapango, Kab.Polman.
Wajah ibu cantik, menderita babak belur akibat dianiaya menggunakan bogem mentah. Pelakunya adalah Sabir (40 tahun) tidak lain saudaranya sendiri.
Ketika melaporkan peristiwa yang alaminya di Polsek Wonomulyo pada hari rabu (05/12/18), Wahyuni mengaku tindak kekerasan ini berawal saat dirinya mendatangi rumah kerabatnya di Desa Pulliwa, Kec.Bulo untuk mengambil wajan, bantuan dari salah seorang rekannya yang akan dipakai untuk memasak gula aren.
“ tapi ternyata itu wajan sudah naambil Sabir, pas saya sampaikan sama itu teman yang kasi wajan, Sabir justru marah malah langsungka napukul sampai memar-memar mukaku “ terang Wahyuni saat berikan keterangan kepada Polisi.
Kepada Polisi Wahyuni mengaku, tindak kekerasan yang dilakukan sang kakak terhadap dirinya bukanlah yang pertama kalinya, kendati sudah sering kali diingatkan, sang kakak seolah tidak pernah dan menyesali perbuatannya.
“ sebenarnya ini bukan yang pertama pak, seringma kowdong napukul, tidak tahanma makanya saya melapor ke polisi, apalagi sabir menantang supaya kelakukannya saya laporkan ke polisi karena dia merasa tidak takut “ ujar Wahyuni.
Terkait tindak kekerasan yang terjadi dalam keluarga ini, telah diupayakan pihak kepolisian untuk diselesaikan secara kekeluargaan, namun Wahyuni enggan mengurungkan niatnya untuk memenjarakan sang kakak “ kita sudah coba untuk dilakukan mediasi penyelesaian masalah ini, tapi korban berkeras dan ngotot melaporkan kakaknya agar mendapat sanksi sesuai hukum yang berlaku “ jelas Bhabinkamtibas Desa Pulliwa, Bripka Nur Alim.
Kasus kekerasan dalam keluarga ini telah dalam penanganan Polisi. Selain akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan , Polisi juga telah meminta korban untuk melakukan visum, sebagai bukti tindak kekerasan yang dialaminya. (Thaya)







