Curah Hujan Tinggi, Akses Jalan di Nosu Menjadi Lumpur
MAMASA,- Tingginya curah hujan yang mengguyur sejak sepakan terakhir, mengakibatkan akses jalan utama menuju tiga Kecamatan di Kab.Mamasa, yaitu Kec.Nosu, Kec.Pana dan Kec.Tabang, Sulawesi Barat, terputus.
Terputusnya jalan ini, akibat permukaan jalan tanah padat berubah menjadi lumpur. Kerusakan paling parah terjadi di Kec.Nosu, ketebalan lumpur yang menutup permukaan jalan sepanjang kurang lebih seratus meter pada beberapa titik , dengan ketebalan mencapai satu meter, menyulitkan pengguna jalan.
Baik pejalan kaki maupun pemilik kendaraan harus berhati-hati berjibaku dengan lumpur licin jika ingin melanjutkan perjalanan.
Hampir semua mobil yang terjebak lumpur saat melintasi jalur ini, terpaksa dievakuasi menggunakan tenaga manual, karena ketiadaan alat berat. Tidak jarang warga yang kendaraannya terjebak terpaksa bermalam di tengah hutan, lantaran kekurangan tenaga untuk mengevakuasi kendaraan.
Reinhard Rerung salah seorang warga Nosu mengaku bingung, pasalnya kondisi jalan yang rusak parah ini rutin terjadi setiap musim penghujan tiba namun hingga saat ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah “ entah mau sampai kapan seperti ini, harusnya ini tidak perlu terjadi lagi apalagi kondisi jalan ini sudah berlangsung sangat lama dan berulang terjadi setiap musim penghujan tiba, pemerintah sepertinya tidak peka melihat penderitaan warganya “ ungkapnya Reinhard ketika dikonfirmasi, Kamis (03/01/19).
Selain mengganggu aktifitas warga, kondisi jalan yang rusak parah ini, juga membuat warga kesulitan memasarkan hasil bumi ke kota “ itu sebabnya masih banyak warga di daerah kami yang hidup dalam kemiskinan, lantaran hasil bumi dibiarkan rusak di kebun lantaran sulitnya akses jalan “ lanjut Reinhard menambahkan.
Warga berharap, Pemerintah memberikan perhatian serius, agar jalan yang telah belasan tahun mengalami kerusakan ini dapat segera diperbaiki. (Fren/Thaya)








