Bupati Mamuju Wajibkan Semua Kepala Desa Lakukan Vaksin

Bupati Mamuju Wajibkan Semua Kepala Desa Lakukan Vaksin

MAMUJU- Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mewajibkan semua kepala desa (kades) di Kabupaten Mamuju untuk melakukan vaksin. Sebab, sebagai pemimpin di masyarakat kades harus melakukan lebih dahulu sebagai contoh dan panutan.

Wajib vaksin bagi para kades ini, ditegaskan Sutinah, dalam sambutan usai melantik 17 pejabat sementara (Pjs) kades di aula Sapota, kantor sementara Bupati Mamuju, Sabtu (03/07/2021).

“17 penjabat kepala desa yang sudah dilantik wajib melakukan vaksin,” imbau Bupati Mamuju ketika menyampaikan sambutan.

Sutinah mengatakan, soal penangan covid-19 Pjs kades harus senantiasa bersinergi dengan TNI/Polri. Jangan sampai masih ada penjabat kepala desa yang tidak melakukan vaksin.

“Setelah pelantikan hari ini, besok langsung vaksi. Ingat sebagai pemimpin tidak bisa memerintah masyarakatnya jika pemimpinnya sendiri tidak melalukan lebih dulu,” ucap Sutinah mengingatkan.

Masih ditempat yang sama, Sutinah Suhardi juga menyinggung soal penggunaan anggaran desa yang harus di gunakan sebaik mungkin. Efektifitas dan efisiensi anggaran serta akuntabilitas penggunaannya mesti transparan. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Tidak ada ampun bagi kepada penjabat kades yang melakukan pelanggaran, terutama pengelolaan keuangan desa,” kata Sutinah.

Bupati Mamuju ini berpesan agar kepala desa merangkul semua stakeholders  di wilayahnya. Kades diminta senantiasa membangun sinergitas dengan semua unsur di masyarakatnya agar dinamisasi pembangunan di desa berjalan dengan baik.

Penjabat Kepala Desa Botteng Utara, Kalbu, usai dilantik berjanji akan segera melaksanakan tugas selaku penjabat kepala desa sesuai dengan arahan Bupati Mamuju. Menurut Kalbu, salah satu yang penting dilakukan adalah membangun sinergisitas  bersama dengan unsur TNI/Polri maupun petugas kesehatan di PKM untuk terus gencar melaksanakan vaksinasi.

“Sebenarnya yang lebih penting saat ini adalah upaya untuk mengimbau masyarakat tidak lagi takut divaksin. Bagaimana membangun kesadaran bahwa menyayangi diri sendiri, berarti ikut menyayangi nyawa orang lain,” pungkasnya. (sur/red)

__Terbit pada
17/07/2021
__Kategori
kesehatan