Foto Wagub Sulbar Salim S Mengga. (ist)

Wagub Sulbar Salim S Mengga Sampaikan 4 Hal Harus Dilakukan Muslim Usai Idul Fitri

POLEWALI MANDAR,- Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga hadiri malam silaturahmi dan pesta rakyat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Dia menyampaikan 4 hal yang harus dilakukan setiap umat muslim setelah Idul Fitri demi menjalin hubungan harmonis antar sesama.

Hal tersebut disampaikan Salim S Mengga di depan ratusan warga yang memadati pelataran Masjid Al Ihsan, Kelurahan Limboro, Kecamatan Limboro, Sabtu malam (05/04) sekira pukul 20.00 WITA.

Kegiatan yang turut dihadiri Bupati Polman Samsul Mahmud, anggota DPRD Sulbar dari Dapil Polman II Syamsul Samad, Camat Limboro Muhammad  Rifai serta tamu undangan lain mengusung tema ‘Mammesai Tau Karena Allah SWT’.

“Umat muslim itu ditandai oleh beberapa hal, pertama menahan amarahnya, dia bisa mengendalikan amarahnya, yang kedua dia memaafkan saudaranya yang pernah berbuat salah,” tuturnya.

“Yang ketiga dia berbuat baik kepada orang yang pernah berbuat tidak baik kepadanya dan memaafkannya, dan yang keempat berbuat lebih baik kepada orang yang pernah berbuat baik kepadanya. Itulah yang harus dilakukan oleh seorang muslim setelah kita selesai Idul Fitri,” sambung Salim.

Selain itu, Salim juga menjelaskan makna kata halal bihalal  yang diakui berasal dari kata halla atau  halala.

“Saya mulai dari kata halal bihalal. Kata halal bihalal itu berasal dari kata halla dan halala. Pengertian harafiahnya menyelesaikan masalah, mengurai benang kusut, mencairkan yang beku,” terangnya.

Dia juga menyebut halal bihalal dalam kehidupan sehari-hari dapat diartikan sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan antar sesama agar kembali harmonis.

“Apa pengertian dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan bermasyarakat, kalau ada masalah banyak yang selesaikan. Mari kita mencairkan hubungan-hubungan kita supaya kembali harmonis,” tandas Salim S Mengga.

Sementara Bupati Polman Samsul Mahmud mengaku mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Dia bersyukur bisa berkumpul bersama seluruh masyarakat khususnya yang ada di Lemosusu.

“Suatu kesyukuran kita bisa berkumpul bersama dalam suasana yang sangat baik, karena baru saja selesai bulan puasa, Idul Fitri. Saya kira ini luar biasa Lemo susu, saya pribadi apresiasi kegiatan pada malam hari ini bisa mengadakan halal bihalal sekaligus pesta rakyat,” ujar Samsul memuji.

Pada kesempatan sama, panitia Muhammad  Rizaldi menyampaikan pelaksanaan kegiatan diinisiasi warga setempat. Dia menyebut warga setempat sangat kompak dan antusias menyukseskan kegiatan ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan kita pada malam hari ini dirangkaikan pesta rakyat, murni diinisiasi semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Lemosusu,” kata Rizaldi mengawali laporannya.

Rizaldi berharap, pelaksanaan  kegiatan malam silaturahmi ini dapat memperkokoh semangat kebersamaan warga agar lebih baik lagi.

“Sebagaimana tema kegiatan, menitip harapan agar kiranya kegiatan malam hari ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja. Kita berharap agar kiranya kegiatan ini dapat mengokohkan persaudaraan,” pungkasnya. (thaya)

__Terbit pada
06/04/2025
__Kategori
Pemerintahan, Sosial