Peserta sosialisasi "Acceptance Mechanism Model" hadir secara virtual. (tangkap layar)

Tim Acceptme PKM-UNM Gelar Sosialisasi “Acceptance Mechanism Model” diikuti YKAKI se Indonesia

MAKASSAR,- Tim Acceptme Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-PM) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan kegiatan sosialisasi nasional dengan tema Sosialisasi “Acceptance Mechanism Model” diikuti Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Tujuan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan staf yayasan dalam menangani permasalahan kesehatan mental yang dapat diterapkan di seluruh cabang YKAKI Indonesia.

“Dengan demikian, staf yayasan dapat menjadi fasilitator model mekanisme penerimaan ini dan menjadi pondasi awal bagi ibu ketika menghadapi masalah sebelum melibatkan psikolog,” kata Ketua Tim, Muhammad Ilham dalam keterangannya yang diterima wartawan, Sabtu (20/07/2024).

Sosialisasi berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan,  Sabtu (13/07) lalu. Diikuti secara virtual seluruh cabang (YKAKI), yakni  Jakarta, Riau, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Makassar, Surabaya, dan Manado.

Ilham mengungkapkan, “Acceptance Mechanism Model” merupakan mekanisme penerimaan yang bertujuan untuk memperkuat kesehatan mental ibu berdasarkan kesejahteraan psikologis guna mendukung proses penyembuhan anak yang menderita kanker.

“Kegiatan ini dilakukan kepada 12 ibu yang mendampingi anak-anak mereka dalam menjalani pengobatan kanker di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar,” ujarnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah YKAKI Makassar, Arisal  menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi oleh Tim AcceptMe dari Mahasiswa UNM.

“Saya senang adik-adik dari UNM datang dan melaksanakan program ini,” tutur Arisal dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut memberikan dampak bagi peningkatan kesehatan ibu, yang diakui lebih mampu menerima kondisi anaknya dengan lebih baik.

“Serta menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mengelola stres. Kami dari YKAKI juga akan menerapkan program adik-adik mahasiswa UNM ke seluruh cabang,” tuturnya bangga.

Dengan terlaksananya sosialisasi tersebut, diharapkan kepada seluruh cabang YKAKI di Indonesia dapat mengadopsi dan mengimplementasikan “Acceptance Mechanism Model”. Sehingga dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi ibu dan anak yang sedang berjuang melawan kanker.

Adapun tim yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi, yaitu Ana Fardana, Inayah Masrurah Mulqi Putri, Novia Dwi Adriyanti Asis, dan Jumadil Ahmad Safi’i,  didampingi oleh Novita Maulidya Jalal, M.Psi., Psikolog sebagai dosen pembimbing Tim AcceptMe. (rls/thaya)

 

 

 

 

 

__Terbit pada
20/07/2024