USMAN : Opini WTP Lebih Bermakna Jika Diikuti Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

PACEKO.COM, SULBAR,- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, untuk ketujuh kalinya kembali memberikan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), atas laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2020.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Usman Suhuriah mengemukakan, opini WTP akan lebih bermakna, jika diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai sasaran pembangunan, pada dasarnya tidak memahami apa dan bagaimana opini WTP itu.

Menurutnya, yang dipahami masyarakat adalah masalah-masalah yang tegah digeluti sehari-hari, diantaranya soal pendidikan, infrastruktur, kesempatan kerja dan lainnya. Semua kebutuhan dasar yang belum diperoleh, menjadi masalah utama yang harus mendapat perhatian.

.“Jadi selain WTP, pekerjaan rumah terbesar kita adalah soal-soal yang disebut ini. WTP oke sebagai pengukuran terhadap pengelolaan keuangan sesuai standar yang ditentukan. Ini tetap perlu diapresiasi, namun sekali lagi tidak berhenti dengan reward WTP. Ini, seharusnya menjadi patokan untuk memperbaiki aspek lain, seperti kinerja pemerintah daerah untuk menurunkan angka-angka makro yang masih memprihatinkan,” pungkas Usman. (ADV)

 

__Terbit pada
09/06/2021
__Kategori
Parlemen