Barang bukti narkotika jenis sabu, uang tunai serta sejumlah telepon genggam, yang berhasil diamankan Tim Gabungan BNNP Sulbar dan BNNK Polewali Mandar. ist

BNNP Sulbar-BNNK Polman Ringkus 8 Sindikat Narkotika, 1 Diantaranya Resedivis

SULBAR,- Upaya memberantas peredaran narkotika jenis sabu, terus dilakukan Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Barat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar.

Sedikitnya delapan warga kembali diamankan petugas, lantaran terlibat sindikat peredaran narkotika jenis sabu. Delapan warga tersebut masing-masing berinisial IL, IR, MA, NAH, HUS, AND, SAP dan LAM. Dari delapan warga yang diamankan, satu diantaranya resedivis.

Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Pol Drs Sumirat Dwiyanto, MS,i mengatakan, pengungkapan kasus pertama, berawal saat Tim Gabungan BNNP dan BNNK mendapatkan informasi adanya tindak pidana penyalahgunaan peredaran narkotika di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu lalu (19/05).

“ Setelah dilakukan pemantauan, tim melakukan penangkapan terhadap lelaki IL alias KIL, seorang resedivis tindak pidana narkotika, dengan barang bukti sabu seberat 0,5701 gram yang disimpan dalam bungkus rokok, kemudian disembunyikan di pohon nangka dekat rumah pelaku. Tim juga mengamankan uang sebanyak 11 juta rupiah di rumah pelaku, “ kata Sumirat melalui rilis yang diterima wartawan, Senin (31/05/2021).

Dari hasil pengembangan, diketahui, barang bukti sabu yang ditemukan, merupakan sisa barang yang telah terjual kepada lelaki IR alias IP. Sementara uang tunai sebanyak 11 juta rupiah, hasil penjualan 10 gram sabu kepada lelaki IR alias IP, “ Selanjutnya, Tim Gabungan dari BNNP dan BNNK melakukan pengejaran terhadap lelaki IR alias IP, dan berhasil ditangkap di depan Masjid Lapeo, Kecamatan Campalagian, saat berkendara menggunakan mobil, “ jelas Sumirat.

Selanjutnya kata Sumirat, pengungkapan kasus kedua berlangsung di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Rabu lalu (21/05). Tim juga mengamankan pelaku lainnya, di Desa Kariango, Kecamatan Mattiro Bulo, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

“ Berawal ketika Tim Gabungan dari BNNP dan BNNK berhasil mengidentifikasi dan menghentikan mobil angkutan umum dengan nomor polisi DC 1541 CW, saat melintas di Desa Paku, Kecamatan Binuang, “ ujar Sumirat.

Menurut dia, pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti satu sachet plastic bening berukurang sedang, berisi narkotika jenis sabu seberat 50 gram. Barang bukti tersebut diselipkan dibawah setir kemudi mobil, “ Saat itu diamankan dua orang, masing-masing lelaki berinisial MA alias AL dan NAH alias ACO, “ terang Sumirat.

Ia menambahkan, dari hasil pendalaman, terungkap bahwa uang sebanyak 30 juta rupiah, yang digunakan lelaki MA alias AL untuk membeli narkotika jenis sabu, berasal dari lelaki HUS alias KAN, dari lelaki AND alias AT, serta lelaki SAP alias AP, “ 17 juta rupiah dari lelaki HUS aliasn KAN, 6 juta rupiah dari lelaki AND alias AT, serta 7 juta rupiah dari lelaki SAP alias AP, sehingga total 30 juta rupiah,” bebernya.

Dari total dana 30 juta rupiah yang terkumpul, hanya 25 juta rupiah yang dimanfaatkan MA alias AL untuk membeli 50 gram narkotika jenis sabu, “ Sedangkan sisa dana sebanyak 5 juta rupiah, diambil lelaki MA alias AL sebagai keuntungan, “ ungkap Sumirat.

Setelah dilakukan pengembangan, Tim Gabungan BNNP dan BNNK berhasil meringkus lelaki HUS alias KAN di Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, serta lelaki AND alias AT dan lelaki SAP alias AP di desa Pulliwa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, “ Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh, selanjutnya Tim Gabungan dari BNNP dan BNNK melakukan pengembangan ke Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dan berhasil mengamankan lelaki LAM bin Alm Ladede, bertempat di Desa Kariango, Kecamatan Mattiro Bulu, beserta barang bukti satu sachet pelastik bening. Barang bukti diperoleh lelaki LAM dari lelaki CW yang kini masuk dalam daftar pencarian orang, “ pungkas Sumirat. (Thaya)

 

 

__Terbit pada
31/05/2021
__Kategori
Peristiwa