Hj Nurnazila H Kalammor, saat berdialog dengan wanita penambang pasir dan kerikil, di bantaran Sungai Mapilli, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (19/11/2020)

Peduli, Nurnazila Edukasi dan Bantu Penambang Pasir Terdampak Corona di Luyo

LUYO,- Gerakan kemanusiaan untuk meringankan beban warga yang terdampak pandemi virus corona, terus dilakukan Hj Nurnazila H Kalammor, menyasar sejumlah tempat di Kabupaten Polewali Mandar.

Kali ini, giliran kelompok wanita penambang pasir dan kerikil di bantaran sungai Mapilli, Desa Baru, Kecamatan Luyo, yang menjadi sasaran kunjungan Nurnazila.

Kunjungan ini dimanfaatkan Nurnazila untuk berdialog dengan para penambang, sembari mendengar curhatan mereka, yang mengaku kesulitan membuat asap dapur tetap mengepul, sejak pandemi virus corona terjadi.

Pada kesempatan itu, Nurnazila yang juga merupakan salah satu tokoh perempuan di Sulawesi Barat, memberikan bantuan bahan pokok untuk meringankan beban hidup para penambang. Selain itu, ia juga membagikan masker dan meminta para penambang pasir dan kerikil di daerah ini, agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Nurnazila meminta penambang, untuk tetap sabar dan bersemangat menjalani hidup, walau dengan kondisi sulit seperti sekarang ini.

“ Kita semua jangan pernah menyerah, walau keadaan semakin sulit, kita harus tetap bersemangat bekerja, rajin berdoa semoga pandemi virus ini segera berakhir, “ kata Nurnazila menyemangati para penambang, Kamis (19/11/2020).

Diakui Nurnazila, dirinya sangat prihatin, dengan kesulitan hidup yang dijalani warga saat ini, khususnya sejak pandemi virus terjadi. Ia berjanji, akan terus berbuat untuk meringankan beban warga, “ Oleh karenanya, sejak terjadinya pandemi virus corona, saya aktif turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga. Saya merasa prihatin, melihat warga yang semakin sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat terjadinya pandemi virus ini. Saya akan terus berupaya, sekuat tenaga untuk meringankan beban warga, “ pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang penambang Sawiah mengaku bersyukur bisa mendapat bantuan, di tengah kondisi yang serba sulit seperti sekarang ini, “ Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya. Setidaknya bantuan ini bisa meringankan sedikit beban ekonomi kami sehari-hari, “ aku Sawiah bahagia.

Sawiah dan penambang lainnya di daerah ini berharap, pandemi virus corona segera berakhir, agar kondisi kehidupan dan perekonomian mereka, normal kembali. (Thaya)

__Terbit pada
19/11/2020
__Kategori
Sosial