Tiga sepeda motor diamankan polisi, setelah terjaring dalam operasi balap liar yang berlangsung di Alun-alun Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu dini hari (25/10/2020).

Meresahkan, Balap Liar di Wonomulyo Dibubarkan Petugas

WONOMULYO,- Praktek balap liar yang berlangsung di Alun-alun Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, dibubarkan petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan pemerintah setempat, Minggu dini hari (25/10/2020).

Puluhan pembalap yang berkumpul di sekitar alun-alun, berhamburan saat melihatkan kedatangan petugas. Tiga sepeda motor yang berhasil ditangkap, langung diamankan ke Mapolsek Wonomulyo, untuk kepentingan lebih lanjut.

Lurah Sidodadi Abd Azis Bande mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar praktek balapan liar yang meresahkan warga ini dapat dihentikan. Pasalnya, kendati setiap pekan dirazia, para pembalap liar yang berasal dari berbagai tempat di daerah ini, seakan tidak pernah jera.

“ Insya Allah ke depan kita akan berkoordinasi dengan unit kerja, bagaimana nanti semua institusi terkait, kita akan sama-sama turun, supaya persoalan balapan liar dan lain-lain bisa kita tuntaskan, tidak ada lagi “, kata Azis kepada wartawan.

Diakui Azis, tindakan pembalap liar tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga orang lain, “ Balapan liar selama ini sangat meresahkan masyarakat, karena membahayakan pelaku sendiri dan juga orang lain “, tandasnya.

Selain membubarkan praktek balapan liar di alun-alun, petugas juga merazia sejumlah rumah kost yang ditengarai kerap dijadikan sebagai tempat berbuat mesum, serta warung yang menjual minuman keras, “ sasaran kita adalah tempat-tempat maksiat, tempat prostitusi, tempat penjual miras dan tempat-tempat terlarang oleh negara dan agama “, pungkas Azis.

Berdasarkan pantauan, pembalap yang terjaring razia, diminta petugas untuk mendekatkan kupingnya ke knalpot motor, agar mendengar suara sepeda motornya yang bising dan mengganggu ketentraman warga.

Sanksi tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pembalap liar, agar tidak lagi mengulangi perbuatannya. (Thaya)

__Terbit pada
25/10/2020
__Kategori
Peristiwa