Masa Pandemi, Pengurus BKMT Diharap Aktif Bantu Perekonomian Keluarga

 

SULBAR,- Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sulbar, melalui Bidang Usaha dan Ekonomi, menggelar Sosialiasi Pemberdayaan Ekonomi Ummat,  dirangkaikan dengan Arisan BKMT.

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Ummat Melalui Kewirausahaan, berlangsung di Masjid Baitul Anwar, Selasa (20/10) kemarin.

Ketua BKMT Sulbar, Ny. Andi Ruskati Ali Baal berharap semua  Pengurus BKMT berperan aktif membantu perekonomian keluarga di tengah pandemi Covid-19, dengan memanfaatkan kemampuan atau kreativitas.

” Sebagai perempuan harusnya memang selalu bekali pengetahuan kita dengan pengembangan berwirausaha. Memanfaatkan kreativitas yang kita punya supaya kita juga dapat berpenghasilan apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang memaksa kita untuk berfikir keras dalam membantu perekonomian di keluarga kita “, kata Andi Ruskati.

Dia berharap, terselenggaranya sosialisasi disertai silaturrahmi antara semua Pengurus Majelis Taklim,  dapat memperbaiki hubungan sesama umat manusia dan juga hubungan manusia kepada Tuhan-Nya.

Selain itu, dia juga menambahkan, kedepan apabila pandemi Covid-19 berakhir, BKMT akan menyelenggarakan beberapa program dan perlombaan, seperti Lomba Sholawat antar Majelis Taklim se-Sulbar, Lomba Mengaji dan juga Program Jumat berkah.

” Kita di sini bersama-sama untuk memperbaiki bagaimana bacaan atau belajar tajwid kita yang sebenarnya. Walaupun hanya surah-surah pendek, namanya juga baru belajar, tetap kita harus perlancar untuk nantinya bisa kita perlombakan dan juga diprogramkan sekali sebulan. Jumat berkah yang disarankan oleh BKMT, dengan membagi-bagikan makanan kepada masjid yang ada atau masyarakat yang kurang mampu “, pungkas Andi Ruskati.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Sulbar, Ny. Rini Lukita Sari selaku pemateri pada kegiatan tersebut, mengatakan, sosialisasi itu lebih seperti mengajak dan memotivasi Ibu-Ibu khususnya Kelompok Majelis Taklim yang ada, untuk keluar dari kondisi kesulitan ekonomi di masa pandemi.

Rini menuturkan, bentuk pembangunan ekonomi ummat dimulai dari pemberdayaan ekonomi keluarga, karena dalam hal tersebut tentu saja yang berperan aktif adalah Ibu-Ibu yang berada di rumah tangga.

” Seperti yang kita ketahui bersama, salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam kondisi pandemi Covid saat ini adalah menurunnya atau terpuruknya perekonomian yang membuat beberapa keluarga, susah dalam memperoleh pendapatan “, imbuh Rini.

Disamping itu, lanjut Rini,  juga menyebabkan adanya status WFH, Lock Down maupun status tidak boleh memberikan keleluasaan untuk beraktivitas di luar rumah.

” Kalau kita tidak bisa beraktivitas di luar rumah, tentu saja perekonomian keluarga ataupun pendapatan juga pasti akan berkurang, karena sebagian besar aktivitas ekonomi kita lakukan di luar rumah “, tandasnya (ADVETORIAL)

 

 

 

 

 

 

 

 

__Terbit pada
21/10/2020
__Kategori
Sosial