Pertemuan Husni Bandung bersama keempat anaknya yang ditemukan terlantar di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (23/9/2020)

Tangis Haru Warnai Pertemuan 4 Anak Terlantar Dengan Keluarganya di Wonomulyo

WONOMULYO,- Suasana haru warnai pertemuan pihak keluarga, dengan empat kakak beradik masing-masing bernama Rani (16 Tahun), Rina (14 Tahun), Rafli (8 Tahun) dan Wawan (3 Tahun), yang ditemukan warga terlantar di Kabupaten Polewali Mandar. Sang nenek Hajja Rahima berurai air mata, saat memeluk keempat cucunya itu.

Sang ayah Husni Bandung mengaku sudah hampir setahun tidak mengetahui keberadaan keempat anaknya itu. Mereka pergi bersama sang istri yang telah meninggalkan dirinya, “ Sudah hampir satu tahun saya cari terus, hanya saja saya memang berpisah dengan mamanya, bukan cerai tapi dia meninggalkan saya. Mamanya saya tidak tau kemana, saya tidak pernah tau dimana keberadaannya, saya pernah cari di daerah Tasiu tapi tidak ada “, kata Husni Bandung kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Keberadaan Rani bersama ketiga adiknya baru diketahui setelah fotonya diposting warga di media sosial, pasca ditemukan dalam kondisi terlantar, pada salah satu kamar kos di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Senin malam (21/9), “Setelah liat fotonya viral saya terpukul, apalagi ketika keluarga datang menunjukkan fotonya “, ungkap Husni sambil merangkul anaknya.

Pasca mengetahui keberadaan keempat anaknya itu, Husni mengaku bergegas berangkat dari kampung halamannya di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, untuk menjemput mereka, “ Kebetulan waktu itu saya kehabisan uang, walaupun satu sen tidak ada, langsung keluarga beri uang untuk menjemput mereka, karena mamanya saya tidak tau dimana “, ujarnya.

Lanjut kata Husni, dia akan mengambil alih pengasuhan keempat anaknya itu, dan tidak akan diberikan kepada istrinya, “ Insya Allah, saya yang akan mengasuh keempatnya “, imbuhnya.

Kendati kecewa terhadap sang istri yang telah menelantarkan keempat anaknya, Husni mengaku belum terpikir untuk melaporkan istrinya kepada pihak berwajib, “ Yang saya harap istri saya mau berubah “, pungkasnya menegaskan.

Sementara itu, Ketua Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sulawesi Barat, Yurlin mengatakan belum bisa memastikan apakah keempat kakak beradik ini, menjadi korban eksploitasi anak, “ Untuk sementara kami belum bisa memastikan apakah keempat anak ini ada indikasi eksploitasi anak, tapi yang jelas keempat anak ini sudah termasuk kategori penelantaran anak “, bebernya .

Yurlin yang ikut menjemput keempat kakak beradik ini juga mengatakan, akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk mencari tau keberadaan sang ibu yang menelantarkan mereka, “ Kami akan bersinergi dengan pihak terkait, untuk mencari tau keberadaan ibu dari keempat anak ini, kami akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum lainnya dalam hal ini pihak kepolisian “, tandasnya.

Selain itu, Yurlin juga menyebut adanya sanksi hukum yang bisa menjerat, para pihak yang melakukan penelantaran anak, “ : Tentunya sanksi hukum yang bisa menjerat. Kami harus memastikan secara hukum, apalagi ada undang-undang yang mengatur anak harus dilindungi, mereka harus mendapat perlindungan yang layak dan negara harus hadir “, tegasnya.

Babinsa Kodim 1402-02/Wonomulyo Kodim 1402/Polmas Sertu Harwanto, selaku pihak yang menemukan dan mengamankan keempat anak terlantar tersebut di rumahnya, mengucapkan terima kasih atas perhatian warga dan pihak terkait, sehingga keempat anak itu dapat berkumpul kembali bersama keluarganya, “ Buat semua masyarakat, Bapak Dandim Polmas Letkol Hari Purnomo, yang tidak henti-hentinya menyampaikan kepada kami untuk membantu masyarakat di wilayah, menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat, memberikan perhatian terhadap keempat anak ini, karena pada saat ditemukan mereka betul-betul dalam kondisi memprihatinkan dan tidak memiliki apa-apa “, ucapnya bersyukur.

Sebelumnya diberitakan, keempat kakak beradik ini, awalnya tinggal bersama ibunya, pada salah satu rumah kos di Jalan Suparman, Kelurahan Sidodadi. Namun setelah sang ibu pisah dengan suami yang baru sepekan menikahinya, mereka akhirnya ditinggalkan.

Setelah ditinggal sang ibu, keempat kakak beradik ini sempat sepekan hidup bersama mantan ayah tirinya. Setelah itu itu mereka diusir hingga ditemukan terlantar. (Thaya)

 

 

 

__Terbit pada
23/09/2020
__Kategori
Peristiwa, Sosial