Terduga pelaku penganiayaan AR saat digelandang ke Mapolsek Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa siang (08/09/20).

Sengketa Batas Tanah, Pria di Bulo Dibacok Kerabatnya

BULO ,- Pertikaian antar warga gegara sengketa batas tanah, kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Rusdi (38 Tahun), terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, lantaran menderita luka serius, usai dianiaya AR (53 Tahun) kerabatnya sendiri.

Peristiwa yang gegerkan warga ini terjadi di Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Selasa siang (08/09/20). Pasca kejadian terduga pelaku sempat bersembunyi di rumah tokoh masyarakat setempat, kemudian akhirnya diamankan polisi.

Berdasarkan keterangan terduga pelaku, peristiwa bermula ketika korban menghampirinya saat berada di kebun, “ Saya tidak tau bagaimana kasusnya, karena saya lagi di kebun, dia (korban) datang langsung hantam saya pakai kayu“, kata AR saat berada di Mapolsek Wonomulyo.

Lantaran merasa terdesak dengan serangan korban, terduga pelaku mengaku terpaksa memberikan balasan menggunakan parang dalam genggamannya, “ Karena dia terus memukul, saya terpaksa membalas menggunakan parang “, aku AR.

Kepada polisi, terduga pelaku menduga kedatangan korban dikebun dan langsung menyerang dirinya, dipicu persoalan batas lokasi kebun, “ Tidak ada masalah, hanya persoalan lokasi, batas lokasi karena merasa dia punya, saya dianggap melewati batas lokasi kebun cengkeh “, ungkapnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo IPDA Tio Septian Dwi Cahyo mengaku belum bisa memastikan penyebab pertikaian yang melibatkan dua warga setempat, “ Untuk sampai saat ini kita masih dalami dulu motifnya apa, karena kami tadi mencari informasi masih minim jadi masih perlu pendalaman lebih lanjut “, ungkap Tio.

Menurut Tio, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, untuk mengungkap secara pasti penyebab penganiayaan, “ Untuk penanganan kami tadi melakukan olah tkp, untuk sementara kami mencari bukti awal, dan saksi-saksi yang melihat pada saat kejadian “, bebernya.

Kendati peristiwa ini sempat mengundang reaksi keluarga korban, Tio mengaku kondisi di lokasi kejadian sudah kondusif, “ Tadi memang ada kekesalan beberapa warga terhadap terduga pelaku, tetapi untuk antisipasinya cepat kami amankan bawa ke polsek. Situasi dan kondisi Insya Allah sudah kondusif, tetapi kita tetap berjaga mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan “, pungkas Tio.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti, berupa sebilah parang panjang, yang dipakai pelaku menganiaya korban, serta sepeda motor milik korban yang berada di lokasi kejadian. (Thaya)

 

__Terbit pada
08/09/2020
__Kategori
Peristiwa