Personil Reksrim Polsek Wonomulyo, melakukan identifikasi TKP penikaman di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (16/09/20).

Pria di Wonomulyo Terluka Parah Ditikam, Pemicunya Dendam Lama

WONOMULYO,- Seorang pria bernama Jumali (42 tahun), warga Desa Bumiayu, Kabupaten Polewali Mandar, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat untuk mendapat perawatan intensif, akibat terluka parah usai mendapat tikaman di bagian pinggang. Pelaku berinisial WW (35 Tahun), sehari-hari berprofesi sebagai tukang batu.

Peristiwa yang gegerkan ini, terjadi di belakang rumah salah seorang warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Rabu siang (16/09/20), sekira pukul 15:00 Wita.

Salah seorang saksi mengatakan, sesaat sebelum kejadian korban dan pelaku sempat duduk bersama. Tanpa diduga, pelaku langsung menganiaya korban dengan cara ditikam menggunakan badik, “  Jum (Jumali) pertama datang sama teman, kemudian datang WW katanya habis dari Kediri, mereka sempat cerita, aman damai tidak ada apa-apa, tidak lama langsung ada ribut-ribut, saya liat Jum sudah terluka “, kata Jumangin kepada wartawan.

Usai menikam korban, WW diketahui langsung melarikan diri, “ WW sudah lari dikejar sama temannya “, terang Jumangin.

Polisi sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, mencari WW yang sempat kabur usai menganiaya korban. Tidak berselang lama, WW menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Jumali terbaring lemah akibat luka parah, setelah menjadi korban penikaman di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (16/09/20).

Kepada polisi, WW berdalih melakukan penganiayaan, lantaran curiga dengan gerak-gerik korban. WW mengaku takut dan memilih pulang mengambil badik, kemudian kembali untuk menikam korban, “ Saya takut pak, soalnya saya lihat dia (korban) saling kode dengan temannya, saya pulang ambil badik, saya kembali ke situ, apalagi memang pernah ada kejadian, dia hampir bunuh saya pak “, ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo IPDA Tio Septian Dwi Cahyo, mengungkapkan dugaan tindak penganiayaan dipicu dendam lama, “ Untuk sejauh ini, informasi yang kita terima, korban dan pelaku memang ada masalah lamanya, sekitar dua tahun belakangan, yang sekarang terduga pelaku itu pernah menjadi korban dari yang sekarang menjadi korban. Untuk motivasinya sendiri, mungkin masih ada rasa dendam terduga pelaku ke korban  “, ujarnya Tio saat dikonfirmasi wartawan di kantornya.

Tio mengaku masih melakukan pendalaman untuk menentukan pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku, “ Nanti kita dalamin dulu, kita proses lebih dalam dulu, kita gali lebih dalam dulu, mungkin itu nantinya “, pungkasnya.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku kini diamankan di Mapolsek Wonomulyo, Senjata tajam jenis badik yang dipakai menikam korban, disita polisi sebagai barang bukti. (Thaya)

__Terbit pada
16/09/2020
__Kategori
Peristiwa