Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Serma Abd Gaffar bersama Bhabinkamtibmas Desa Segerang Brigpol Hasrat Mahmud, mendatangi lokasi pertikaian melibatkan dua petani di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (04/09/20). IST

Petani Desa Segerang Nyaris Bertikai Gegara Air Persawahan

MAPILLI,- Dua petani masing-masing berinisial AR dan AH, warga Kabupaten Polewali Mandar, nyaris bertikai gegara masalah air untuk mengaliri areal persawahan.

Insiden terjadi di Dusun Taraujung, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kamis (03/09) kemarin.

Peristiwa bermula, ketika AR hendak mengambil air dari saluran di Dusun Taraujung, untuk dialirkan menuju areal persawahan miliknya di Kelurahan Mapilli, “ Namun air yang telah dialirkan ke sawah AR tiba-tiba ditutup oleh AH. AH beranggapan air dari saluran di Dusun Taraujung tidak bisa dialirakan ke wilayah lain “, ungkap Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo Serma Abd Gaffar kepada wartawan, Jumat (04/09/20).

Menurut Abd Gaffar, ketegangan sempat terjadi, lantaran AH enggan mengalirkan air ke sawah milik AR, yang diketahui sudah dalam kondisi kekeringan, “ Informasinya mereka sempat berhadap-hadapan, apalagi AR berharap bisa memafaatkan air tersebut, karena sawah di segerang sudah penuh air, sementara sawah miliknya dalam kondisi kekerigan “, bebernya.

Pasca kejadian, Abd Gaffar bersama Bhabinkamtibmas Desa Segerang Brigpol Hasrat Mahmud langsung turun ke lokasi, untuk memediasi kedua belah pihak yang terlibat pertikaian, “ Tadi kita sudah turun ke lokasi untuk melakukan mediasi, namun salah satu pihak tidak berada di tempat “ kata Hasrat.

Kendati demikian, Hasrat menyebut keluarga para pihak meminta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, “ Saat ini kami menunggu informasi tindak lanjut pihak keluarga, karena mereka meminta masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi kedua belah pihak yang bertikai diketahui masih memiliki hubungan keluarga“, jelasnya. (Thaya)

 

__Terbit pada
04/09/2020
__Kategori
Peristiwa, Sosial