Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, resmikan RSUD Polewali Mandar, sebagai layanan pemeriksaan kesehatan bagi PMI, Kamis (17/9/2020). IST

Gubernur Sulbar Resmikan Rumah Sakit Layanan Untuk PMI

POLEWALI,- Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar meresmikan RSUD Polman sebagai layanan pemeriksaan kesehatan bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan dan kepedulian Pemprov Sulbar terhadap PMI.

” RSUD Polewali telah disiapkan sebagai sarana layanan pemeriksaan kesehatan pekerja migran yang akan keluar negeri “,  kata Ali Baal  Masdar di Ruang Pola Kantor Bupati Polman , pada acara Rapat Koordinasi Human Trafficking bersama Kepala BP2MI, Benny Rahmat yang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (17/9/2020).

Selain itu, Pemprov Sulbar juga memberikan perhatian besar terhadap PMI, dengan menerbitkan Pergub (Peraturan Gubernur) Nomor 15 tahun 2020, yang mengatur tentang perlindungan terhadap PMI, “ Juga dibentuk satuan tugas pemberantasan perekrutan pekerja migran ilegal serta menyusun program pemberdayaan purna pekerja migran dan keluarganya melalui pelatihan kewirausahaan “, beber Ali Baal.

 

Lanjut kata Ali Baal, pihaknya telah menyediakan tempat hunian sementara (shelter), untuk pemeriksaan kesehatan orang yang dideportasi, sebagai upaya memaksimalkan pencegahan penularan Covid-19, sebelum para PMI berkumpul bersama keluarganya.

Terkait perhatian yang diberikan Pemprov Sulbar terhadap PMI mendapat, apresiasi dari Kepala BP2MI Benny Rhamdani. Dia menyatakan, pergub yang diterbitkan Pemprov Sulbar merupakan kebijakan pertama Indonesia, dan harus diikuti provinsi lainnya,” Selaku Kepala BP2MI saya  sangat mengapresiasi hal tersebut dan akan disampaikan kepada Mendagri “, ungkapnya dihadapan para awak media.

Bahkan menurut Benny, keseriusan Pemprov Sulbar terhadap perlindungan PMI, juga ditunjukkan dengan menyediakan sarana pendukung, mulai dari pelabuhan, layanan kesehatan, hunian sementara PMI (shelter), serta tersedianya payung hukum, ” Masalah PMI adalah masalah yang harus berhadapan dengan penjahat sindikat pengiriman ilegal pekerja indonesia  ayo kita kita jadikan para sindikat sebagai musuh bersama dan penghianat merah putih “ tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Polewali Mandar Muh. Natsir Rahmat mengemukakan,  terbangunnya pelabuhan tanjung Silopo sebagai embarkasi, dapat menciptakan  lapangan kerja baru, dimulai dari pedagang kecil hingga pengusaha besar. Diakui hal tersebut dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar pada umumnya dan Polman pada khususnya.

Nasir juga menyampaikan, pihaknya akan terus berkomitmen menerapkan segala energi untuk pencegahan energi negatif dalam pembangunan pelabuhan Tanjung Silopo demi kemajuan daerah, ” Kami akan terus menghimbau kepada masyarakat agar tidak bekerja keluar negeri secara ilegal sehingga berdampak buruk sendiri pagi para Pekerja Imigran “, pungkasnya.

Usai melakukan rapat koordinasi di Kantor Bupati Polman, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Kepala BP2MI, Benny Ramdhani dan rombongan melakukan kunjungan ke RSUD Polman melakukan peresmian RSUD Polman sebagai layanan sarana kesehatan terhadap PMI, dilanjutkan dengan peninjauan ke Pelabuhan Tanjung Silopo, Kecamatan Binuang. (ADVETORIAL)

 

__Terbit pada
17/09/2020
__Kategori
Pemerintahan