Pemusnahan sabu seberat 239,4 gram, yang berlangsung di halaman Kantor BNNK Polman, Rabu siang (16/09/20). IST

BNN Provinsi Sulbar Musnahkan 239,4 Gram Sabu

POLEWALI.- Sebanyak 239,4 gram narkotika jenis sabu dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat.

Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor BNNK Polman, Rabu siang (16/09/20). Dilakukan dengan cara melarutkan sabu dalam air panas kemudian dibuang ke toilet.

Kepala BNN Provinsi Sulbar Brogjen Pol Sumirat Dwiyanto menyebut, sabu yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan jaringan internasional, “ Sebenarnya barang bukti yang disita saat penangkapan empat tersangka jaringan internasional ini seberat 244,9 gram. Tetapi kami sisahkan untuk kepentingan proses persidangan, penelitian ilmu pengetahuan dan pemeriksaan laboratorium forensik seberat 5,5 gram. Sehingga yang dimusnahkan seberat 239,4 gram ”, ujarnya kepada wartawan.

Menurut Sumirat, sabu yang diamankan, diselundupkan dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui Kalimantan Barat, kemudian dibawa ke Pelabuhan Batulicin Kalimantan Selatan, “ Menggunakan KM Awu Awu sabu tersebut dibawa menunju Pelabuhan Garongkong Barru, selanjutnya dibawa ke Polman “, terangnya.

Untuk mengungkap dan memutus peredaran narkoba di Sulbar, diakui Sumirat, membutuhkan sinergitas semua pihak. Termasuk pemerintah daerah, kepolisian, TNI, Bea Cukai dan seluruh elemen masyarakat di daerah ini, “ Kita sangat berharap, semua elemen bisa sinergi dan bersatu dalam  menekan penyalahgunaan dan pengedaran gelap narkoba di Sulbar “, tandas Sumirat.

Sementara itu, Wakil Bupati Polman M Nasir Rahmat mengapresiasi keberhasilan BNNK Polman dan BNN Sulbar dalam mengungkap kasus peredaran narkoba di daerah ini. Dia seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam penggunaan dan peredaran narkoba.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di Polman jangan coba coba menggunakan narkoba apalagi mengedarkannya. Selain efeknya tidak bagus bagi tubuh juga bisa dipidana,” ujarnya.

Pemusnahan barang bukti sabu tangkapan BNN Sulbar dan BNNK Polman ini juga menghadirkan empat tersangka, yakni TI (33) warga Rumpa Kecamatan Mapilli, SU (43) warga Pajalele Lembang Kabupaten Pinrang, KA (33) warga Akkajang Kecamatan Cempa Pinrang dan TA (26) warga Akkajang Kecamatan Cempa Pinrang.

Bahkan SU alias Panjang diketahui merupakan DPO BNNK Polman karena terlibat dalam kasus sebelumnya yang telah ditangkap.

Kegiatan pemusnahan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Polman Nurbaeti, Dirserse Narkoba Polda Sulbar, Dandim 1402 Polman Letkol Arh Heri Purnomo, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono, Bea Cukai, dan Danlantamal serta Kepala BNNK Polman Syabri Syam. (Thaya)

 

__Terbit pada
16/09/2020
__Kategori
Polhukam