Babinsa Koraml 1402-02/Wonomulyo, Serma Abd Gaffar, ikut serta melakukan penyemprotan desinfektan di Puksesmas Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (09/09/20).

Ada Staf Positif Covid-19, Puskesmas Mapilli Ditutup

MAPILLI,- Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, ditutup untuk disterilkan dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan. Penutupan dilakukan, setelah salah satu staf  berstatus ASN (aparatur sipil negara)  berinisial RL (40 tahun) terkonfirmasi Covid-19.

Selain ruangan, penyemprotan yang melibatkan Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo, juga menyasar kendaraan operasional Puskesmas.

“ Terkait dengan pasien Covid-19 di Puskesmas Mapilli, memang ada salah satu staf kami yang dinyatakan positif swab “, kata Kepala UPTD Puskesmas Mapilli H Saldi Kursani kepada wartawan di kantornya, Rabu (09/09/20).

Menurut Saldi, staf tersebut berinisiatif melakukan swab di Rumah Sakit Pratama Wonomulyo, Kamis (04/09) lalu, setelah sepekan mengalami flu berat, “ Itu didapatkan karena beliau, seminggu terakhir mengalami flu berat, dan sehingga staf saya itu berinisiatif untuk memeriksakan diri sendiri ke Rumah Sakit Pratama untuk diswab, setelah hasilnya keluar diketahui positif “, ungkapnya.

Diketahui, RL berprofesi sebagai dokter gigi di Puskesmas Mapilli. Untuk itu, diakui Saldi, pihaknya telah melakukan tracking tidak hanya terhadap keluarga pasien, tetapi juga warga setempat yang sempat mendapat pelayanan dari pasien sebelum dinyatakan positif Covid-19, “ Kita sudah melakukan tracking, ada sekira 40 warga yang terdata mendapat pelayanan dari pasien sejak 2 pekan terakhir. Terhadap keluarga pasien sendiri, juga sudah kami imbau untuk sementara waktu melakukan isolasi mandiri, sambil menunggu dilakukan swab “, bebernya.

Namun demikian, Saldi mengaku tidak mengetahui secara pasti, penyebab sehingga stafnya itu tertular virus corona. Apalagi sejak pandemi melanda, staf tersebut diketahui ketat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, “ Itu juga kami heran, kenapa beliau bisa tertular, soalnya selama pandemi, dia sangat ketat menerapkan protokol kesehatan. Saat berkantor, dia banyak menghabiskan waktu di ruangannya. Usai melayani pasien, biasanya dia langsung pulang “, ungkapnya.

Untuk itu, Saldi mengimbau semua warga agar mematuhi imbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, demi memutus penularan virus corona, “ Jadi kita berharap kepada semua warga, agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak, demi mengantisipasi penularan virus “, pungkasnya.

Penutupan Puskesmas Mapilli dilakukan selama dua hari, dimulai sejak Selasa (08/09) kemarin, dan kembali efektif melakukan pelayanan pada Kamis (10/09) besok. Selama penutupan berlangsung, pelayanan terhadap warga dialihkan ke Puskesmas terdekat. (Thaya))

 

__Terbit pada
09/09/2020
__Kategori
kesehatan, Sosial