Gelombang tinggi yang melanda perairan Polewali Mandar sejak sepekan, seperti yang terjadi di Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu siang (08/07/20).

Gelombang Tinggi Hantam Pemukiman Warga Tinambung

TINAMBUNG,- Pemukiman warga di sepanjang pesisir pantai Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dihantam gelombang tinggi.

Diakui warga, ketinggian gelombang mencapai empat meter, telah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

“ Ini sudah lima hari, biasanya sampai bulan sepuluh, bulan depan puncaknya “, kata salah seorang warga, Muradi kepada wartawan, Rabu siang (08/07/20).

Menurut Muradi, sepanjang tahun ini, sedikitnya dua rumah warga terpaksa dibongkar karena rusak parah akibat terjangan ombak. Tanggul pemecah ombak yang dibangun pemerintah untuk melindungi pemukiman warga, sudah banyak yang hancur.

“ Sudah dua rumah yang dipindahkan, biasanya air pasang masuk ke dalam rumah sampai satu meter “ ungkap Muradi, sembari membersihkan sisa air pasang yang menggenangi ruangan rumahnya.

Warga lainnya bernama Sidik mengatakan, hempasan gelombang tinggi disertai tiupan angin kencang ini, menimbulkan kecemasan warga. Ada warga yang memilih mengungsi ke tempat aman, namun tidak sedikit memilih bertahan di rumah masing-masing, menunggu ombak reda.

Kendati pemerintah telah menyiapkan pemukiman nelayan ditempat lebih aman, diakui Sidik, banyak warga yang enggan pindah.

“ Takut juga karena tidak ada ditempati, ada sebenarnya perumahan nelayan yang sudah disiapkan  pemerintah di tempat aman, tapi tidak ada masyarakat yang mau pindah “ ujar Sidik sembari memantau ombak yang terus menghempas dinding rumah warga.

Saat kondisi seperti sekarang ini, lanjut kata Sidik, umumnya warga yang berprofesi sebagai nelayan di daerah ini, memilih tidak melaut.

“ Ada yang melaut ada juga yang bertahan (tidak melaut) apalagi ikan susah karena besar ombak “ ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, banyak warga yang tampak bahu membahu menambatkan perahu mereka di daratan, untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diiinginkan. (Thaya)

 

__Terbit pada
08/07/2020
__Kategori
Peristiwa